Puncak Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Kabupaten Muara Enim Berlangsung Khidmat di Ponpes Madrasatul Qur’an Bukit Lawu
indopers.net | MUARA ENIM (SUMSEL), 24 Oktober 2026 – Puncak peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2026 di Kabupaten Muara Enim telah berhasil diselenggarakan pada Hari Sabtu, 24 Oktober 2026. Acara inti berupa Tabligh Akbar ini bertempat di Pondok Pesantren Madrasatul Qur’an Bukit Lawu, Desa Tegal Rejo, Kecamatan Lawang Kidul, dan berlangsung dengan penuh khidmat serta semangat persaudaraan.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai perwakilan pejabat daerah dan tokoh masyarakat, di antaranya:
- Bpk. Juli Jumatan Nuri, S.E., Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, yang hadir mewakili Penjabat (Pj.) Bupati Muara Enim.
- Bpk. Yones Tober Simamora, S.T., S.H., M.H, Anggota DPRD Kabupaten Muara Enim, yang sekaligus bertindak selaku Ketua Panitia Hari Santri Nasional 2026.
- Bpk. Zulchaidir Sidik, S.STP., M.Si, Camat Lawang Kidul.
- Bpk. A. Nizomi, S.Ag, Ketua BAZNAS Kabupaten Muara Enim.
- Bpk. Saidina Ali, S.Pd.I, Ketua MUI Kecamatan Lawang Kidul.
- Bpk. Maryanto, Ketua BPD Desa Tegal Rejo.
- Bpk. H. Herli Cikmadan, Ketua MWCNU Lawang Kidul.
- Serta kehadiran antusias dari Ibu-ibu Muslimat NU, Bapak-bapak Majelis Taklim, dan ratusan santri se-Kabupaten Muara Enim.
Meriah dengan Unjuk Kebolehan dan Santunan Santri
Selain rangkaian ibadah dan tausiyah, acara ini juga dimeriahkan oleh unjuk kebolehan para santri. Santri dari Ponpes Nurul Qur’an Tanjungenim tampil memukau menampilkan Tarian Cindai, yang berhasil mencuri perhatian dan aplaus dari seluruh hadirin.



Momen ini juga dimanfaatkan untuk mengapresiasi prestasi santri melalui pembagian hadiah kepada para pemenang lomba dalam rangka Hari Santri 2026. Sebagai wujud kepedulian terhadap kesejahteraan umat, BAZNAS Kabupaten Muara Enim yang diwakili oleh Ketuanya, Bpk. A. Nizomi, S.Ag., secara simbolis menyerahkan bantuan sosial kepada para santri yang membutuhkan.
Pesan Damai dan Persatuan dari KH. Imam Syafei
Dalam sesi inti Tabligh Akbar, penceramah utama, KH. Imam Syafei dari Batumarta, OKU Timur, menyampaikan tausiyah yang menyentuh hati. Beliau menekankan tiga pesan utama bagi para santri:
- Penghormatan kepada Guru: Santri diwajibkan untuk senantiasa menghormati dan memuliakan para guru dan kyai sebagai sumber ilmu dan keberkahan.
- Semangat Memaafkan: Santri harus selalu melatih diri untuk memaafkan kesalahan satu sama lain, menjunjung tinggi ukhuwah islamiyah.
- Musyawarah dan Kembali kepada Allah: Apabila terjadi perselisihan, baik antar-santri maupun antara santri dan kyai, dilarang keras untuk saling mendendam. Segala permasalahan harus diselesaikan dengan jalan musyawarah yang bijak dan senantiasa mengembalikan segala urusan kepada Allah SWT.
Penutup yang Penuh Keakraban
Rangkaian acara puncak ini ditutup dengan pembacaan doa yang langsung dipimpin oleh KH. Imam Syafei, memohon keberkahan, keselamatan bangsa, dan kejayaan umat Islam. Acara kemudian dilanjutkan dengan kegiatan makan bersama (kenduri), yang semakin mempererat tali silaturahmi dan rasa kekeluargaan antara pemerintah, tokoh agama, dan para santri.
Peringatan HSN 2026 di Kabupaten Muara Enim ini berhasil membuktikan bahwa santri terus menjadi garda terdepan dalam menjaga kerukunan, moralitas, dan semangat pembangunan daerah. (Hery Bule)
21 total views, 21 views today






