Kotawaringin Barat Sidang Adat Dayak Tomun Usut Kasus Sengketa Tanah, Sejumlah Pihak Bakal Dipanggil Termasuk Lurah Raja Seberang Dan Koptan Amanah Abah.
indopers.net | PANGKALAN BUN (KALTENG) – Kerapatan Mantir Adat Dayak Tomun menggelar sidang adat terkait sengketa lahan kelapa sawit yang melibatkan Kelompok Tani (Koptan) Amanah Abah.
Persidangan berlangsung di Rumah Adat Betang, Desa Pasir Panjang, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Sabtu (24/10/2026).
Saksi Pahrullaji (41), ahli waris almarhum Gusti Putera, di hadapan Majelis Mantir diantaranya Mantir Niko Nathaniel dan Andrias Garusang, Pahrullaji menegaskan status kepemilikan tanah yang disengketakan, bahwa lahan yang dijadikan objek sengketa memang benar didapatkan oleh Arkius dkk dari keluarga kami, selaku ahli waris Almarhum Gusti Putera,” kata Pahrullaji dalam persidangan.

Dijelaskan bahwa lahan tersebut awalnya merupakan kebun rotan warisan keluarganya yang memiliki surat resmi tahun 1989, saat ini, sebagian area tanah itu dikelola sebagai perkebunan kelapa sawit oleh Arkius, Simin dan Haji Butun.
Pahrullaji mengungkap fakta mengejutkan mengenai pencatatan sepihak namanya, ia mengaku tidak pernah mengetahui atau menyetujui namanya dimasukkan ke dalam jajaran pengurus Koptan Amanah Abah.
Informasi pencatatan sepihak itu baru diketahuinya dari Lurah Raja Seberang, Yaumil, sebelum dugaan kasus perusakan ini dilaporkan ke sidang adat.
Merespons kesaksian tersebut, Patih Petinggi Langit Andrias Garusang menyatakan Kerapatan Adat akan memperluas pemeriksaan.
Pada agenda sidang berikutnya, Majelis Adat menjadwalkan pemanggilan sejumlah pihak terkait.
Pihak-pihak yang akan dipanggil meliputi Lurah Raja Seberang, UPT KPHP Kotawaringin Barat, ATR/BPN Kobar, serta pengurus Kelompok Tani Amanah Abah guna dimintai keterangan lebih lanjut.
Objek sengketa yang menjadi laporan Arkius dkk atas dugaan perusakan kebun kelapa sawit terletak di wilayah Sungai Linggis, Kelurahan Raja Seberang, kasus dugaan perusakan tersebut menyeret nama Koptan Amanah Abah.
Dalam sidang yang digelar, hadir salah satu Mantir Puluh (Tetua Adat) Helmus Ringkin. (Hermansyah)
67 total views, 67 views today






