Diduga Dipenuhi Pelangsir, Antrean BBM Pertalite di SPBU Bundaran Semekto Sampit Mengular ke Jalan

Diduga Dipenuhi Pelangsir, Antrean BBM Pertalite di SPBU Bundaran Semekto Sampit Mengular ke Jalan

indopers.net | Sampit (Kalteng) – Pemandangan tak biasa terlihat di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 63.743.01 Bundaran Semekto, Jalan Cilik Riwut Km 6, Kelurahan Baamang Hulu, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah, pada Selasa (4/8/2026). Antrean panjang kendaraan yang ingin mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite tampak mengular hingga ke bahu jalan raya.

Panjangnya antrean tersebut ditengarai akibat maraknya aktivitas pelangsir BBM yang mendominasi pengisian di SPBU tersebut setiap harinya.

Menurut informasi yang diperoleh media ini dari salah seorang warga sekitar yang tidak bersedia disebutkan namanya, praktik tersebut sudah berlangsung cukup lama dan meresahkan pengendara umum.

“Mobil-mobil yang mengantre untuk mengisi BBM bersubsidi jenis Pertalite itu setiap hari berulang kali mengisi. Setelah tanki penuh, mereka keluar, memindahkan BBM ke jeriken, lalu masuk antrean lagi. Akibatnya warga umum yang benar-benar membutuhkan BBM justru kesulitan dan harus mengantre sangat lama,” ujar sumber tersebut saat ditemui di lokasi.

Antrean kendaraan yang memakan sebagian badan jalan utama ini juga dinilai berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas serta meningkatkan risiko kecelakaan di kawasan Jalan Cilik Riwut Km 6.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola SPBU 63.743.01 maupun pihak Kepolisian dan Pertamina setempat belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan maraknya aktivitas pelangsir BBM bersubsidi jenis Pertalite di lokasi tersebut.

Warga berharap pihak berwenang segera turun tangan melakukan pengawasan ketat dan penindakan tegas agar penyaluran BBM bersubsidi dapat tepat sasaran serta tidak mengganggu kenyamanan pengguna jalan lainnya.

(Umar k)

 1,478 total views,  16 views today

indopers.net

Menyampaikan Kebenaran Yang Jujur Untuk Keadilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!