Hadapi Musim Kemarau, Kapolres Kotim Hadiri Apel Gelar Pasukan dan Gladi Karhutla 2026
indopers.net | Sampit (Kalteng) – Mengantisipasi datangnya musim kemarau, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Pemkab Kotim) menggelar Apel Siaga, Gelar Pasukan, serta Gladi Kesiapsiagaan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026. Kegiatan ini dipusatkan di halaman parkir Stadion 29 Nopember Sampit pada Rabu pagi (15/07/2026).
Apel sinergi ini dipimpin langsung oleh Dandim 1015/Sampit Letkol Inf Dwi Candra Setyawan, S.I.P., dengan didampingi Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain, S.H., S.I.K., M.H., serta Wakil Bupati Kotim Hj. Irawati, S.Pd., M.AP.
Hadir pula dalam kegiatan tersebut jajaran Forkopimda Kabupaten Kotim, Kabag Ops Polres Kotim Kompol Yuan Irsyady, S.I.K., serta kepala instansi terkait. Adapun peserta apel terdiri dari personel gabungan TNI-Polri, BPBD, Satpol PP, Damkar, Manggala Agni, hingga mitra dunia usaha.





Dalam amanat tertulis Bupati Kotim yang dibacakan saat apel, ditegaskan bahwa bencana Karhutla membawa dampak luar biasa terhadap kerusakan ekologi dan rentan mengganggu aktivitas transportasi. Oleh karena itu, langkah antisipasi sejak dini menjadi hal mutlak agar titik api tidak meluas di wilayah Bumi Tambun Bungai ini.
Status Siaga Darurat 180 Hari: Berdasarkan data BMKG periode 1 Januari hingga 10 Juli 2026, telah terpantau 319 titik panas (hotspot) di Kotim dengan luasan lahan yang terbakar mencapai 142,98 hektare. Merespons kondisi tersebut, Pemkab Kotim secara resmi menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Karhutla selama 180 hari, terhitung mulai 8 April hingga 10 Oktober 2026.
Status siaga ini menjadi instruksi bagi seluruh OPD, TNI/Polri, BPBD, Manggala Agni, dunia usaha, hingga lapisan masyarakat untuk bergerak bersama dalam satu komando pencegahan dan penanggulangan bencana.
Usai upacara, jajaran Forkopimda langsung melakukan pengecekan mendetail terhadap kesiapan sarana dan prasarana (sarpras) pemadam kebakaran. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan simulasi bersama taktis pemadaman api di lapangan untuk menguji respons cepat dan kesiapsiagaan para personel.
Di tempat yang sama, Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan komitmen penuh Korps Bhayangkara dalam mendukung penanganan Karhutla secara total.
“Polres Kotim siap bersinergi mutlak dengan TNI, BPBD, Manggala Agni, dan seluruh stakeholder.
Kami akan mempertebal patroli di area rawan, menggencarkan sosialisasi agar masyarakat tidak membuka lahan dengan cara dibakar, sekaligus melakukan penegakan hukum yang tegas tanpa pandang bulu bagi pelaku pembakaran. Ini adalah tanggung jawab kita bersama untuk menjaga Kotim bebas dari kabut asap,” tegas AKBP Resky.
(Umar k/Hms)
83 total views, 37 views today






