Kodim 1015/Sampit Terus Terapkan Deteksi Dini dan Respon Cepat Tanggap Bencana Karhutla
indopers.net | Kotawaringin Timur (Kalteng) – Kodim 1015/Sampit terus menunjukkan komitmennya dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur. Hal tersebut diwujudkan melalui deteksi dini serta respons cepat personel dalam menangani titik api yang ditemukan di wilayah Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Selasa malam (1/9/2026).
Menindaklanjuti adanya kebakaran lahan di kawasan Jl. M. Hatta, Perum Borneo Regency, Kelurahan Mentawa Baru Hulu, personel Kodim 1015/Sampit bersama unsur terkait langsung bergerak menuju lokasi untuk melaksanakan upaya pemadaman dan pengendalian api.




Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 21 personel TNI, 1 personel Polri, 15 masyarakat, 9 personel MPA, serta 1 personel DLH turut terlibat. Tim juga didukung sejumlah sarana pemadaman, di antaranya 4 unit alkon, 10 selang, kendaraan MPA, sepeda motor, Damkar Kodim, Damkar Yon TP, serta empat kendaraan penyuplai air.
Dalam pelaksanaan pemadaman, petugas menghadapi sejumlah kendala, antara lain kondisi angin yang cukup kencang serta persediaan air yang mulai menipis. Meski demikian, berkat koordinasi dan kerja sama seluruh unsur yang terlibat, api berhasil dilokalisir dan tidak ditemukan kembali titik api baru.
Namun, karena lokasi merupakan areal tanah gambut, asap masih terlihat muncul di sela-sela semak yang sebelumnya telah dilakukan penyemprotan dan pemadaman. Tim tetap melaksanakan pemantauan serta penanganan terhadap area yang masih mengeluarkan asap guna mengantisipasi munculnya kembali titik api.
Adapun luas lahan yang terbakar dan telah dilakukan pemadaman diperkirakan mencapai ±2 hektare. Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materiel.
Melalui langkah deteksi dini, respons cepat, dan sinergi lintas sektor, diharapkan potensi Karhutla dapat segera ditangani sehingga tidak berkembang menjadi bencana yang lebih luas dan mengganggu keselamatan masyarakat maupun lingkungan.
Dandim 1015/Sampit Letkol Inf Dwi Candra Setyawan S.I.P., menegaskan bahwa deteksi dini dan respons cepat merupakan langkah penting dalam mencegah meluasnya kebakaran, khususnya pada lahan gambut yang memiliki potensi api kembali muncul.
“Upaya pemadaman tidak hanya dilakukan untuk melokalisir api di permukaan, tetapi juga memastikan titik-titik yang berpotensi menimbulkan api kembali dapat dikendalikan. Kondisi lahan gambut membutuhkan kewaspadaan dan penanganan secara berkelanjutan”.
(Umar k/Pendim 1015/Spt)
24 total views, 24 views today






