Perkuat Infrastruktur Energi, Kolaborasi Pemkab Bangka dan PLN Buka Peluang Investasi di Belinyu

Perkuat Infrastruktur Energi, Kolaborasi Pemkab Bangka dan PLN Buka Peluang Investasi di Belinyu

indopers.net | BELINYU/ BANGKA (BABEL) – Pemerintah Kabupaten Bangka bersama PT PLN (Persero) menyepakati pembangunan gardu induk di kawasan Gunung Muda, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan tersebut diharapkan mampu memperkuat pasokan listrik sekaligus mendukung pertumbuhan industri dan investasi di wilayah Belinyu.

Kesepakatan pembangunan gardu induk itu menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mempersiapkan infrastruktur dasar untuk menunjang kebutuhan energi listrik masyarakat, pelaku usaha, serta sektor industri yang diproyeksikan terus berkembang.
Bupati Bangka, Fery Insani, menyampaikan bahwa keberadaan gardu induk tersebut diharapkan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, terutama dengan adanya rencana pembangunan sejumlah pabrik oleh pihak swasta dalam beberapa tahun mendatang.

“Penambahan daya listrik di wilayah Belinyu mendukung infrastruktur energi karena tiga tahun ke depan akan dibangun sejumlah pabrik yang dikelola swasta,” ujar Fery, pada Kamis (15/10/2026).

Menurutnya, Kecamatan Belinyu memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai kawasan industri. Dukungan infrastruktur, termasuk ketersediaan energi listrik yang memadai, menjadi salah satu faktor penting dalam menarik minat investor untuk menanamkan modalnya di Kabupaten Bangka.

Belinyu juga memiliki fasilitas dermaga kapal penyeberangan yang dapat mendukung aktivitas transportasi dan distribusi barang. Dengan pengembangan infrastruktur yang terintegrasi, kawasan tersebut diharapkan semakin siap menunjang kegiatan ekonomi dan industri.
Gardu Induk Berkapasitas 30 MVA
Manajer UPPS 1 PLN Palembang, Adi Saputro, menjelaskan bahwa gardu induk yang direncanakan dibangun di Kecamatan Belinyu memiliki kapasitas 30 megavolt ampere (MVA).

Pembangunan dijadwalkan mulai pada awal 2027, dengan target dapat beroperasi dalam kurun waktu tiga tahun berikutnya. Saat ini, proses pembebasan lahan milik warga untuk kebutuhan pembangunan masih berlangsung.
Keberadaan gardu induk tersebut direncanakan untuk menjawab kebutuhan energi listrik di wilayah Belinyu, baik untuk kebutuhan saat ini maupun pertumbuhan permintaan listrik pada masa mendatang.

Selama ini, pasokan listrik untuk wilayah Belinyu disalurkan dari gardu induk di Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat, serta dari Kecamatan Sungailiat. Jarak jangkauan pasokan tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam rencana pembangunan gardu induk baru di Belinyu.

Dengan kapasitas 30 MVA, gardu induk tersebut diproyeksikan dapat melayani kebutuhan listrik puluhan ribu pelanggan rumah tangga sekaligus mendukung kebutuhan sektor industri.

Perkuat Daya Tarik Investasi Daerah
Pembangunan gardu induk tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan listrik rumah tangga, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menyiapkan kawasan yang lebih kompetitif bagi dunia usaha.

Ketersediaan pasokan listrik yang andal dibutuhkan untuk menunjang operasional pabrik, kegiatan produksi, pengolahan hasil usaha, pergudangan, serta berbagai aktivitas ekonomi lainnya. Infrastruktur kelistrikan yang memadai juga menjadi salah satu pertimbangan bagi investor dalam menentukan lokasi pengembangan usahanya.

Pemerintah Kabupaten Bangka berharap penguatan infrastruktur energi tersebut dapat berjalan seiring dengan rencana masuknya investasi swasta ke wilayah Belinyu.
Apabila rencana pembangunan industri terealisasi sesuai jadwal, kebutuhan energi listrik di kawasan tersebut berpotensi meningkat. Karena itu, perencanaan dan pembangunan infrastruktur kelistrikan menjadi salah satu langkah untuk mengantisipasi kebutuhan tersebut.

Selain mendukung dunia usaha, perkembangan industri juga diharapkan membuka peluang kerja bagi masyarakat setempat, mendorong tumbuhnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta meningkatkan aktivitas perdagangan dan jasa.

Meski demikian, manfaat ekonomi tersebut akan bergantung pada realisasi investasi, kesiapan infrastruktur pendukung, serta keterlibatan tenaga kerja dan pelaku usaha lokal dalam kegiatan ekonomi yang berkembang.
Kolaborasi Pemerintah dan PLN
Kesepakatan pembangunan gardu induk di Belinyu menunjukkan pentingnya koordinasi antara pemerintah daerah dan PLN dalam menyiapkan kebutuhan infrastruktur energi.

Dukungan pemerintah daerah, terutama dalam aspek koordinasi wilayah dan proses penyediaan lahan, menjadi bagian dari tahapan yang diperlukan agar rencana pembangunan dapat berjalan sesuai ketentuan. Sementara itu, PLN berperan dalam perencanaan teknis dan pembangunan fasilitas ketenagalistrikan sesuai kewenangannya.

Ke depan, penyelesaian tahapan persiapan, pelaksanaan konstruksi, serta kesiapan jaringan pendukung akan menjadi faktor penting agar gardu induk tersebut dapat beroperasi sesuai target.

Pembangunan gardu induk ini diharapkan menjadi salah satu penopang perkembangan Kecamatan Belinyu, seiring dengan rencana pengembangan industri dan meningkatnya kebutuhan listrik masyarakat.

Dengan dukungan infrastruktur energi yang memadai, Kabupaten Bangka diharapkan semakin siap mengembangkan potensi ekonomi daerah, memperluas kesempatan usaha, serta menciptakan peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (Humas Diskominfo Bangka/ Bang Toy)

 18 total views,  18 views today

indopers.net

Menyampaikan Kebenaran Yang Jujur Untuk Keadilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!