Komandan Kodim 1015/Sampit Dampingi Kapok Sahli Kodam XXII/TB Berikan Sosialisasi Karhutla.

Komandan Kodim 1015/Sampit Dampingi Kapok Sahli Kodam XXII/TB Berikan Sosialisasi Karhutla.

indopers.net | Kotawaringin Timur (Kalteng) – Komandan Kodim 1015/Sampit Dampingi Kapok Sahli Kodam XXII/Tambun Bungai Brigjen TNI Budi Utomo berikan sosialisasi Karhutla di wilayah Kodim 1015/Sampit, yang bertempat di Aula Kementerian Agama Kabupaten Kotim, Jum’at (28/08/2026)

Kegiatan turut di ikuti oleh Pabandya I/Renproggar Spaban I/Ren Setelad Mabesad, Danyon TP 923/Mentaya,Kasat Reskrim Polres Kotim,Perwakilan dari Kesbangpol Kab. kotim, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Agama, Tokoh Pemudan serta Organisasi Masyarakat dan masyarakat Kab. Kotim.

Kapok Sahli Kodam XXII/Tambun Bungai Brigjen TNI Budi Utomo menyampaikan di musim kemarau sering terjadi Karhutla oleh faktor alam, akan tetapi Karhutla yang terjadi sering akhir-akhir ini disebabkan faktor non alam yaitu akibat perbuatan manusia itu sendiri, seperti membuka lahan dengan cara membakar.

Ini akan sangat merugikan kita semua, selain mengganggu kesehatan akibat asap yang ditimbulkan juga merusak ekologis dan kerusakan lingkungan,”ucapnya

“Karhutla juga menimbulkan erosi akibat musnahnya hutan dengan tanamannya akibat kebakaran hutan dan meningkatkan potensi bencana alam lain seperti longsor, banjir hingga kekeringan,

Hilangnya beberapa spesies akibat terbakarnya berbagai spesies endemik flora maupun fauna.

Terjadinya pemanasan global akibat asap dan gas karbon dioksida (CO2) yang dikeluarkan, selain itu juga akan menurunkan kemampuan hutan sebagai penyimpan karbon,”tuturnya

Komandan Kodim 1015/Sampit Letkol Inf Dwi Candra Setyawan, S.I.P menyampaikan kami bersinergi dengan TNI Polri bersama instansi terkait dan masyarakat melakukan beberapa upaya berupa pencegahan, pemadaman dan penanganan pasca kebakaran hutan dan lahan, mengefektifkan upaya penegakan hukum terhadap tindak pidana kebakaran hutan dan lahan, tidak melakukan pembukaan lahan atau penyiapan lahan penanaman dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok di hutan, tidak menebang pohon sembarangan dan tidak membuang sampah sembarangan,”imbuhnya

Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi bukan hanya tanggung jawab TNI-POLRI dan Pemerintah, melainkan tanggung jawab kita bersama, mari kita jaga lingkungan kita agar tidak terjadi kebakaran hutan lahan,”tegas Dandim.

(Umar k/Pendim 1015/Spt)

 36 total views,  36 views today

indopers.net

Menyampaikan Kebenaran Yang Jujur Untuk Keadilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *