Mahasiswa UM BBM 2026 Universitas Negeri Malang Resmi Pamit dari Desa Batok, Kecamatan Tenjo

Mahasiswa UM BBM 2026 Universitas Negeri Malang Resmi Pamit dari Desa Batok, Kecamatan Tenjo

indopers.net | Bogor (Jabar) – Setelah lebih dari Tiga Bulan mengabdi, mahasiswa Program BBM 2026 Universitas Negeri Malang resmi berpamitan kepada masyarakat Desa Batok, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor dalam acara perpisahan yang digelar pada 27 Juli 2026 di Aula Desa Batok Tenjo Bogor.

Acara dihadiri oleh Sekdes beserta perangkat desa, Ketua RT/RW, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Dosen Pembimbing Lapangan, serta seluruh warga Desa Batok.
Tiga Bulan Pengabdian Penuh Kenangan di Desa Batok.

Program BBM – Belajar Bersama Masyarakat 2026 UM ini diikuti oleh 14 mahasiswa dari berbagai fakultas di Universitas Negeri Malang. Selama berada di Desa Batok, mahasiswa menjalankan berbagai program kerja lintas bidang.

Beberapa program unggulan yang telah dilaksanakan antara lain:
Bidang Pendidikan: Bimbingan belajar gratis, pelatihan literasi digital, dan pojok baca untuk anak-anak Desa Batok
Bidang Kesehatan: Penyuluhan PHBS, Cek kesehatan gratis, dan program Dapur Sehat Atasi Stunting bersama PKK Desa Batok
Bidang Ekonomi: Pelatihan UMKM, branding produk lokal, dan pendampingan digital marketing untuk pelaku usaha di Tenjo Bidang Lingkungan: Kerja bakti, pembuatan bank sampah, dan penanaman pohon di wilayah Desa Batok.

Ketua Koordinator BBM UM 2026 di Desa Batok,, menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat.
“Kami pamit dengan hati yang berat. Desa Batok, Kec. Tenjo sudah menjadi rumah kedua bagi kami. Terima kasih atas penerimaan, pelajaran hidup, dan kekeluargaan yang luar biasa. Mohon maaf jika selama pengabdian ada kata dan perilaku kami yang kurang berkenan,” ujarnya.

Apresiasi Pemerintah Desa Batok Sekdes Sudirman.
mengapresiasi kontribusi mahasiswa UM.
“Kami sangat terbantu dengan kehadiran adik-adik dari Universitas Negeri Malang. Program-program yang dijalankan sangat bermanfaat dan memberikan dampak positif bagi warga Desa Batok. Kami berharap silaturahmi ini terus terjaga meskipun KKN sudah selesai,” katanya.
Acara perpisahan ditutup dengan penyerahan cinderamata dari mahasiswa kepada Pemerintah Desa Batok, penampilan seni dari anak-anak, dan doa bersama agar ilmu yang diamalkan menjadi berkah bagi semua.
Dengan berakhirnya program ini, diharapkan sinergi antara Universitas Negeri Malang dan Desa Batok, Kecamatan Tenjo dapat terus berlanjut untuk kemajuan desa.
(Sopiyan abdilah)

 80 total views,  23 views today

indopers.net

Menyampaikan Kebenaran Yang Jujur Untuk Keadilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!