Inspiratif..! Budidaya Ikan Mas Adi S di Desa Bandar Agung Raup Omzet Rp50 Juta Per Bulan

Inspiratif..! Budidaya Ikan Mas Adi S di Desa Bandar Agung Raup Omzet Rp50 Juta Per Bulan

indopers.net | Kotim (Kalteng) – Sektor perikanan air tawar di Kabupaten Kotawaringin Timur kembali menunjukkan potensi besarnya. Salah satu sosok yang berhasil membuktikannya adalah Mas Adi S, seorang pembudidaya ikan di Desa Bandar Agung, Kecamatan Parenggean.

Tak tanggung-tanggung, dari ketekunannya mengelola kolam ikan Patin, Nila, dan Lele, Mas Adi mampu mengantongi keuntungan hingga Rp50.000.000 (Lima puluh juta rupiah) setiap bulannya.

Kombinasi Tiga Komoditas Unggulan
Keberhasilan Mas Adi tidak lepas dari strateginya dalam memilih jenis ikan yang memiliki permintaan tinggi di pasar lokal maupun antarkota. Dengan mengombinasikan tiga jenis ikan sekaligus, ia mampu menjaga ritme panen dan arus kas usahanya.

Ikan Patin: Menjadi primadona untuk suplai rumah makan dan pasar besar.

Ikan Nila: Memiliki pangsa pasar konsumen rumah tangga yang stabil.

Ikan Lele: Memberikan perputaran modal yang cepat karena masa panen yang relatif singkat.

“Kuncinya ada pada manajemen pakan yang tepat dan menjaga kualitas air. Jika ikan sehat, hasil panen pasti maksimal dan pembeli pun datang sendiri,” ujar Mas Adi saat ditemui di lokasi budidayanya.

Dampak Ekonomi bagi Desa
Keberhasilan usaha Mas Adi S ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi pemuda dan warga lainnya di Desa Bandar Agung untuk melirik sektor perikanan sebagai peluang bisnis yang menjanjikan. Selain meningkatkan ekonomi keluarga, usaha ini juga membantu memenuhi kebutuhan protein hewani bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Parenggean dan sekitarnya.

Kini, lokasi budidaya milik Mas Adi sering kali menjadi rujukan bagi warga yang ingin belajar mengenai tata cara budidaya ikan air tawar yang efektif dan menguntungkan.

(Umar k)

 257 total views,  4 views today

indopers.net

Menyampaikan Kebenaran Yang Jujur Untuk Keadilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!