Sudah Bertahun-tahun Jalan Akses Masyarakat dan Gedung Kantor Lurah Air Asem Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka Rusak Berat.

Sudah Bertahun-tahun Jalan Akses Masyarakat dan Gedung Kantor Lurah Air Asem Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka Rusak Berat.

indopers.net | Belinyu/ Bangka (Babel) – Sangat memprihatinkan sekali gedung kantor Lurah Air Asem Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung dan serta kondisi jalan rusak berat sudah lama sekali kurang mendapat perhatiaan Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Kabupaten Bangka. Diantara 7 kelurahan yang ada di Kecamatan Belinyu sudah beberapa kali diadakan Musrenbang dan pergantian Bupati sampai saat ini belum ada tindakan nyata dari pemerintah daerah.

Gedung Kantor Lurah Air Asam Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka Rusak Parah

Saat awak media INDOPERS Perwakilan Bangka Belitung meninjau kondisi Kantor Lurah Air Asam Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka, Selasa (13/1/2025) Kondisi kantor lurah itu sangat memperihatinkan dan harus segera dilakukan perbaikan (renovasi).

Tidak layak pakai adalah kalimat yang pantas disematkan kepada kantor Lurah Air Asam Kecamatan Belinyu.

Hal tersebut tergambarkan dari kondisi bangunan yang mengalami kerusakan sangat parah di beberapa sudutnya saat disambangi oleh awak media ini.

Kepala Perwakilan Wilayah Media Berita Umum Nasional INDOPERS Provinsi Bangka Belitung, Bang Toy mengatakan kondisi kerusakan yang dialami oleh kantor Lurah Air Asam sangat-sangat parah.

Atap yang mengalami kebocoran dan harus segera diperbaiki, sangat mengganggu proses pelayanan dan kerja para aparatur di kelurahan ini.

“Kita menyaksikan bahwa fasilitas kantor lurah Air Asam Kecamatan Belinyu kurang memenuhi persyaratan pelayanan kepada masyarakat Air Asam,” ujar bang toy.

Untuk bisa memperbaiki kantor lurah Air Asam, pria yang akrab disapa bang toy ini berjanji akan membantu agar mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Bangka dengan adanya belanja barang di APBD 2025.

Hal tersebut guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang membutuhkan pelayanan.

“Untuk perawatan dan perbaikan gedung ini. Mudah-mudahan jika sudah diperbaiki pelayanan kepada masyarakat bisa maksimal dan kinerja pelayanan bisa maksimal,” ungkap bang toy.

Kerusakan berupa, genting yang sudah tidak layak pakai dan ambrolnya eternit atau plafon di ruang pelayanan, aula dan ruang kerja lurah, ternyata tidak mendapatkan porsi anggaran untuk perbaikan di tahun 2025 lalu.

Bang Toy, menilai seharusnya kantor kelurahan menjadi wajah dari pelayanan dari pemerintahan Kabupaten Bangka.

Sebagai garda terdepan dalam pelayanan kepada masyarakat maka sudah sepatutnya, kantor kelurahan memiliki bangunan yang representatif.

“Kami ingin warga yang datang kesini mendapatkan pelayanan yang nyaman dan pihak kelurahan bisa memberikan pelayanan dengan maksimal. Kelurahan itu kan garda terdepan, maka sudah seharusnya bisa menjadi representatif dari Pemerintah Kabupaten Bangka, tegas bang Toy.

Lebih lanjut, bang toy menilai kondisi yang dialami oleh Kantor Lurah Air Asam Kecamatan Belinyu semakin mempertegas bahwa tidak ada pemerataan pembangunan dan pemeliharaan terhadap aset-aset yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Bangka.

Sehingga, ia menilai perlu adanya perencanaan secara menyeluruh terkait pengelolaan dan pemeliharaan aset yang sudah ada.

Agar tidak ada lagi kasus yang serupa, bang toy akan meminta TAPD Kabupaten Bangka untuk memprioritaskan anggaran revitalisasi kelurahan pada APBD 2024.

“Tentu pemeliharaan aset ini sangat penting dan kami akan meminta kepada BKAD Kabupaten Bangka untuk segera melakukan pendataan dan melakukan perbaikan. Terutama untuk kelurahan yang masih belum memiliki fasilitas kantor yang layak huni,” pungkasnya.

Jalan Rusak Parah di Depan SDN 11 Air Asam Belinyu, Warga Minta Perbaikan Segera

Hasil pantauan Awak media Berita Umum Nasional INDOPERS mengenai kondisi jalan di depan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 11 Kelurahan Air Asam, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung, menunjukkan bahwa kondisi jalan tersebut sudah sangat parah kerusakannya nyaris tidak layak di lewati dan bahkan sering memakan korban.

Salah satu warga yang tidak mau di tulis namanya menjelaskan bahwa jalan tersebut sudah hampir 5 tahun lebih tidak mendapatkan perhatian dari pemerintah, meskipun sering memakan korban.

Selain itu, Warga sekitar dan siswa-siswi SDN 11 harus menghadapi debu yang beterbangan saat musim kemarau dan jalanan berlumpur saat musim hujan. Kondisi ini tentunya mengganggu kesehatan dan kenyamanan warga dan para siswa.

“Kami sudah pernah mengajukan proposal kepada pejabat terkait melalui izin Kelurahan Air Asam, namun hingga saat ini belum ada jawaban atau kepastian mengenai perbaikan pengaspalan dari pemerintah,” ujarnya.

Jalan yang rusak ini sepanjang sekitar kurang lebih 100 meter, namun dampaknya sangat dirasakan oleh warga. Debu yang beterbangan saat musim kemarau bahkan bisa sampai ke dalam ruang kelas SDN 11 dan rumah-rumah warga di sekitarnya.

“Kami sangat berharap ada solusi, yaitu pengaspalan secepatnya dari pemerintah daerah Kabupaten Bangka untuk mencegah korban berikutnya dan memberikan kenyamanan serta keamanan bagi masyarakat dan siswa-siswi SDN 11 Kelurahan Air Asam,” harapnya. (Bang Toy)

 39 total views,  39 views today

indopers.net

Menyampaikan Kebenaran Yang Jujur Untuk Keadilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!