Bukan Sekadar Hijab, Ini Cerita Lia Dwiyanti Membawa Nama Sintang Jadi Inspirasi Nasional.

Bukan Sekadar Hijab, Ini Cerita Lia Dwiyanti Membawa Nama Sintang Jadi Inspirasi Nasional.

indopers.net | Pontianak (Kalbar) – Di tengah gempuran tren digital, seorang Putri Daerah dari Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, Lia Dwiyanti, muncul sebagai mercusuar inspirasi. Keberhasilannya meraih gelar Runner Up 2 dalam ajang bergengsi Putri Hijabfluencer Kalimantan Barat 2026, bukan hanya kemenangan pribadi, melainkan simbol kebangkitan generasi muda muslimah yang kreatif, inovatif, dan produktif. Minggu, (21/6/2026).

Ajang Putri Hijabfluencer Kalimantan Barat Tahun 2026 merupakan kontes kecantikan dan bakat yang bertujuan untuk mencari sosok muslimah inspiratif yang mampu menjadi influencer positif di media digital, dengan fokus pada nilai-nilai keislaman, kecerdasan, dan kreativitas.

​Lia Dwiyanti, Mahasiswi D-IV Teknologi Laboratorium Medis di Poltekkes Kemenkes Pontianak, telah membuktikan bahwa hijab bukanlah penghalang, melainkan justru menjadi identitas yang memperkuat karakter. Dengan visi kuat untuk menjadi “Perempuan muslimah yang cerdas, berprestasi, dan menginspirasi melalui pendidikan, seni, serta media digital,” Lia berhasil menonjol di antara para finalis lainnya.

​Seni dan Kreativitas yang Mengakar
Sejak dini, Lia telah menunjukkan kecintaannya pada seni tari. Prestasi sebagai Juara 1 Lomba Tari Kreasi Dies Natalis 2023 dan keterlibatannya aktif dalam sanggar tari sejak SD mengukuhkan bakatnya. Namun, di ajang Putri Hijabfluencer, ia mampu menyuguhkan lebih dari sekadar tarian tradisional. Lia mengintegrasikan seni dengan pesan-pesan positif untuk mempromosikan Pariwisata dan Budaya Sintang, menjadikannya seorang creative content creator yang inovatif.

​Inovasi dan Produktivitas di Media Digital
Sebagai seorang hijabfluencer, Lia memahami kekuatan media digital untuk menyebarkan pengaruh positif. Ia tidak hanya berbagi konten tentang kecantikan dan mode, tetapi juga mengedukasi tentang pentingnya literasi digital, kesehatan, dan kepemimpinan. Misi Lia untuk “memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi dan penyebaran konten positif” tercermin dalam setiap unggahannya yang informatif, inspiratif, dan penuh semangat. Ia membuktikan bahwa produktivitas di media digital tidak hanya tentang jumlah like atau follower, melainkan tentang dampak positif yang diberikan kepada masyarakat.

​Inspirasi bagi Generasi Muda Sintang dan Indonesia
Keberhasilan Lia Dwiyanti diharapkan dapat memotivasi generasi muda di Kabupaten Sintang dan seluruh Indonesia untuk berani bermimpi besar, mengembangkan potensi diri, dan memberikan kontribusi nyata bagi bangsa. “Kemenangan ini adalah kemenangan untuk Sintang, dan saya ingin menjadi contoh bahwa kita semua bisa berprestasi tanpa kehilangan identitas kita sebagai muslimah,” kata Lia dengan penuh semangat.

​Motto Hidup “Terus bertumbuh, tetap rendah hati, dan tidak pernah berhenti mencoba”
​Dengan motto hidup tersebut, Lia Dwiyanti siap melangkah lebih jauh untuk menjadi agen perubahan yang membawa semangat baru dalam dunia fashion hijab, media digital, dan pemberdayaan perempuan di Indonesia. (j.s.)

 40 total views,  40 views today

indopers.net

Menyampaikan Kebenaran Yang Jujur Untuk Keadilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!