Tanpa Ribet: RSUD dr. Iskak Tulungagung dan Jasa Raharja Integrasikan Sistem Digital untuk Korban Kecelakaan
indopers.net | TULUNGAGUNG (JATIM) – RSUD dr. Iskak Tulungagung kembali membuat terobosan dalam pelayanan publik. Tidak hanya fokus pada tindakan medis di ruang operasi, rumah sakit rujukan nasional ini kini mempercepat “operasi administrasi” bagi korban kecelakaan lalu lintas (KLL) melalui integrasi sistem digital bersama PT Jasa Raharja.
Langkah progresif ini dimatangkan dalam Rapat Koordinasi Pelayanan Jasa Raharja yang digelar di Ruang Auditorium IDIK Lantai 2, Rabu (25/02/2026). Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi sekaligus mengoptimalkan alur klaim agar masyarakat tidak lagi terjebak dalam kerumitan birokrasi saat kondisi darurat.

Birokrasi “Selesai di Balik Layar” Direktur RSUD dr. Iskak Tulungagung, dr. Zuhrotul Aini, Sp.A, M.Kes, menegaskan bahwa prioritas utama rumah sakit adalah keselamatan pasien. Namun, kepastian biaya juga menjadi faktor krusial bagi ketenangan keluarga korban.
“Kami ingin keluarga pasien fokus pada pemulihan anggota keluarganya, bukan dipusingkan oleh tumpukan berkas administrasi. Dengan integrasi data ini, proses verifikasi antara RSUD dr. Iskak dan Jasa Raharja berjalan otomatis secara digital. Semua selesai di balik layar,” ujar dr. Aini saat membuka kegiatan.
Inovasi Mapping yang Transparan
Apresiasi besar datang dari pihak PT Jasa Raharja. Kepala Kantor Pelayanan Jasa Raharja Tulungagung, Ahmad Arif Budiman, S.E., menyebut RSUD dr. Iskak sebagai salah satu pionir yang berhasil mengawinkan kemajuan medis dengan efisiensi teknologi informasi. Ahmad Arif menyoroti beberapa keunggulan sistem mapping transparan yang kini dijalankan:
Respons Cepat (Real-Time): Begitu pasien KLL terdaftar di IGD, data langsung terbaca oleh sistem Jasa Raharja untuk proses penjaminan.
Akurasi Data: Sinkronisasi laporan kepolisian dengan data medis menjadi lebih presisi, meminimalisir kesalahan klaim.
Transparansi: Seluruh proses dapat dipantau bersama, memastikan hak masyarakat tersampaikan secara tepat sasaran.
“Inisiatif RSUD dr. Iskak dalam menciptakan sistem berbasis teknologi ini sangat luar biasa. Ini sangat membantu petugas kami di lapangan dalam melakukan monitoring secara langsung dan transparan,” puji Ahmad Arif.
Standar Baru Pelayanan Publik
Kerja sama ini menjadi angin segar bagi warga Tulungagung dan sekitarnya. Kini, korban kecelakaan yang memenuhi syarat penjaminan tidak perlu lagi khawatir memikirkan biaya perawatan awal di rumah sakit.
Rapat koordinasi yang dihadiri oleh jajaran direksi, manajemen, hingga tim teknis pelayanan medis ini diharapkan tidak hanya menjadi rutinitas evaluasi, tetapi juga menjadi standar baru bagi fasilitas kesehatan lain di Jawa Timur dalam memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat di jalan raya. (Arif)
165 total views, 2 views today






