Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji Ajak Semua Pihak Untuk Peduli dan Mengawal Tradisi Ronthek Gugah Saur Berjalan Kondusif dan Berkualitas.

Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji Ajak Semua Pihak Untuk Peduli dan Mengawal Tradisi Ronthek Gugah Saur Berjalan Kondusif dan Berkualitas.

indopers.net | Pacitan (Jatim) – Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji mengapresiasi gelaran seni tradisi ronthek gugah sahur semakin tahun semakin baik. Hal ini membuktikan, bahwa kesenian asli Pacitan tersebut bisa memberi warna sekaligus hiburan saat ramadan.

Bupati menyampaikan hal itu saat agenda kerja safari ramadan di Desa Nanggungan Kecamatan Pacitan. Menurutnya, seni ronthek gugah sahur adalah tradisi turun temurun yang jika dikelola dengan baik akan semakin mengangkat nama Pacitan.

“Jika kesenian tradisi ini bisa terus dijaga dan dibuat semakin baik justru akan mengangkat nama Pacitan.,” ungkapnya, Selasa (24/02).

Bupati mengajak semua pihak untuk peduli dan mengawal agar tradisi ini berjalan baik dan berkualitas. Untuk itu dibutuhkan sinergitas semua pihak dalam menjaganya. Desa Nanggungan sendiri memiliki kelompok ronthek cukup besar. Keberadaannya menjadi bagian dari perkembangan seni ronthek gugah sahur dari masa ke masa.

“Mari sama-sama kita jaga. Kalau dulu masih ada hal-hal yang kurang baik mari kedepan kita perbaiki sehingga semakin baik,” pungkasnya.

Agenda kerja safari ramadan 1447 H Pemerintah Kabupaten Pacitan memasuki hari kedua. Selain Bupati Pacitan yang menggelar silaturahmi bersama jamaah masjid Setroketipo Nanggungan, ditempat terpisah Wakil Bupati Pacitan Gagarin Sumrambah juga menggelar kegiatan serupa. Tepatnya di Masjid Nurul Huda Desa Pager Lor Kecamatan Sudimoro. (ttk)

 38 total views,  3 views today

indopers.net

Menyampaikan Kebenaran Yang Jujur Untuk Keadilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!