Sosialisasi Penguatan Tata Kelola MBG BGN Minta SPPG Kabupaten Pacitan Amanah

Sosialisasi Penguatan Tata Kelola MBG BGN Minta SPPG Kabupaten Pacitan Amanah

indopers.net | Pacitan (Jatim) – Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar Sosialisasi dan Penguatan Tata Kelola Makan Bergizi Gratis serta Pengawasan dan pemantauan SPPG untuk wilayah Kabupaten Pacitan dan Ponorogo. Acara berlangsung di Ruang Serbaguna Golden Star Parai Teleng Ria Pacitan menampilkan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi Nanik S. Deang, Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji, PLT Bupati Ponorogo Lisdyarita, Wakil Bupati Pacitan Gagarin Sumrambah, Sekda Pacitan dan beberapa OPD terkait dari masing-masing kabupaten.

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi Nanik S. Deang dalam Arahnya meminta agar SPPG dan Mitra amanah dalam menjalankan pekerjaannya. Karena selain mempertanggungjawabkan uang rakyat, Program MBG ini juga mencakup keselamatan jutaan anak-anak di seluruh Indonesia.

Komunikasi Publik dan Investigasi Nanik S. Deang, Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji, PLT Bupati Ponorogo Lisdyarita, Wakil Bupati Pacitan Gagarin Sumrambah, Sekda Pacitan dan beberapa OPD terkait dari masing-masing kabupaten.

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi Nanik S. Deang dalam Arahnya meminta agar SPPG dan Mitra amanah dalam menjalankan pekerjaannya. Karena selain mempertanggungjawabkan uang rakyat, Program MBG ini juga mencakup keselamatan jutaan anak-anak di seluruh Indonesia.

“Yang buat MBG ini adalah uangnya rakyat, Kalau 6 juta yang penerima mitra ini nggak bener ya saya sikat,” katanya, Sabtu (07/02).

Sementara itu, Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji mengatakan, adanya Program MBG ini secara tidak langsung memberikan dampak berkelanjutan bagi perekonomian Pacitan. Tidak hanya anak-anak yang menerima manfaat namun pemerintah daerah juga ikut menikmati manfaat tersebut. Karena dari program ini akan ada perputaran uang yang cukup besar di Kabupaten Pacitan.

“Perputaran ini yang saya harapkan dari dinas terkait bisa menfaatkan sebaik-baiknya untuk kesejahteraan pelaku usaha/jasa lainnya. Sehingga perputaran ini akan dirasakan betul oleh seluruh masyarakat Pacitan,” ungkapnya.

Khusus Kabupaten Pacitan jumlah kuota SPPG sebanyak 66 unit. Dari jumlah tersebut 36 unit sudah berjalan dan 29 unit sudah beroperasi. Kegiatan ini sendiri melibatkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan Mitra dari dua kabupaten, Pacitan dan Ponorogo. (ttk)

 37 total views,  37 views today

indopers.net

Menyampaikan Kebenaran Yang Jujur Untuk Keadilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!