Kapolres Kotim Turun Langsung Pimpin Pemadaman Karhutla di Kota Besi Hulu

Kapolres Kotim Turun Langsung Pimpin Pemadaman Karhutla di Kota Besi Hulu

indopers.net | Sampit (Kalteng) – Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain, S.H., S.I.K., M.H., bersama tim gabungan turun langsung ke lapangan untuk memimpin aksi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jalan Cilik Riwut KM. 14, Kelurahan Kota Besi Hulu, Kecamatan Kota Besi, Selasa (28/7/2026) malam.

Aksi tanggap cepat di wilayah hukum Polsek Kota Besi ini juga didampingi oleh Kabag Ops Kompol Yuan Irsyady, S.I.K., Kepala BPBD Multazam, serta Kapolsek Kota Besi Iptu Edy Hariyanto beserta jajaran.

Pemadaman dilakukan secara bersinergi melibatkan personel TNI dari Kodim 1015/Spt, Yonif TP 923/Mentaya Sampit, 20 personel BNPB, 2 personel Damkar Kecamatan Kota Besi, hingga 5 orang Relawan Peduli Api.

Lahan Gambut Seluas 1 Hektar Terbakar
Kebakaran melanda lahan milik masyarakat yang berada tepat di pinggir jalan lintas utama, mendekati perbatasan Kecamatan Baamang (titik koordinat -2°26’43,11″S 112°59’8,221″E). Luas area yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 1 hektar dan sempat berpotensi meluas secara cepat mengingat karakteristik lahan yang didominasi tanah gambut.

Menanggapi potensi bahaya tersebut, Kapolres Kotim segera mengerahkan armada pemadam gabungan. Berbagai unit kendaraan dikerahkan ke lokasi, antara lain:

3 Unit Truk Tangki Pemadam dari BNPB
1 Unit Truk Tangki Pemadam dari Kecamatan Kota Besi
1 Unit Truk Armoured Water Cannon (AWC) milik Polres Kotim

Berkat kerja keras dan koordinasi intensif seluruh personel di lapangan, kobaran api berhasil dipadamkan. Kendati demikian, tim gabungan tetap berada di lokasi untuk melakukan proses pendinginan (cooling down) secara menyeluruh karena kepulan asap tipis masih keluar dari dalam tanah gambut.

Imbauan dan Komitmen Kapolres Kotim
Di sela-sela kegiatan pemadaman, Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain menegaskan bahwa keselamatan masyarakat serta kelestarian lingkungan merupakan prioritas utama kepolisian dan instansi terkait.

“Saya turun langsung bersama anggota karena kita tidak bisa menunggu. Karhutla ini ancamannya nyata, bisa merusak kesehatan dan mengganggu aktivitas warga. Alhamdulillah api sudah padam, tapi kita tetap siaga lakukan pendinginan,” tegas Kapolres Kotim.

Menutup keterangannya, Kapolres juga memberikan imbauan keras kepada seluruh lapisan masyarakat agar tidak membuka lahan atau membersihkan pekarangan dengan cara dibakar, terlebih saat memasuki musim kemarau.

(Umar k/Hms)

 40 total views,  40 views today

indopers.net

Menyampaikan Kebenaran Yang Jujur Untuk Keadilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *