Jasad ABK TB Kapuas Bahari V yang Tenggelam di Ujung Pandaran Ditemukan Meninggal Dunia
indopers.net | Sampit (Kalteng) – Upaya pencarian intensif terhadap Anak Buah Kapal (ABK) TB Kapuas Bahari V yang dilaporkan jatuh ke laut akhirnya membuahkan hasil.
Korban berinisial DD (38) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh warga di aliran Sungai Lempuyang, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), pada Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
Kapolres Kotawaringin Timur AKBP Resky Maulana Zulkarnain, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Polairud AKP Roni Paslah, S.H., M.M., membenarkan penemuan jasad korban tersebut.



“Setelah dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan sejak hari pertama kejadian, yakni Rabu, 1 Juli 2026 pukul 03.57 WIB, pada hari ketiga pencarian, Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 15.00 WIB, jenazah korban akhirnya berhasil ditemukan,” ujar AKP Roni Paslah.
Kronologi Kejadian dan Pencarian
Peristiwa tragis ini bermula saat korban dilaporkan terjatuh dari Kapal TB Kapuas Bahari V di perairan Muara Laut, antara Desa Ujung Pandaran dan Desa Satiruk, Kecamatan Teluk Sampit, Kab. Kotim.
Mendapat laporan tersebut, Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, Satpolairud Polres Kotim, Marnit Polairud Samuda, TNI AL Samuda, Polsek Samuda, serta dibantu warga masyarakat langsung bergerak melakukan penyisiran.
Ditemukan 5,93 Km dari Lokasi Awal
Jasad DD pertama kali ditemukan oleh warga di Sungai Lempuyang pada titik koordinat 3°4’45.1″S 112°57′ 16.5″E, atau berjarak kurang lebih 5,93 kilometer dari lokasi awal tempat korban terjatuh.
Saat ditemukan, kondisi jenazah sudah tidak utuh (bagian kepala, kedua tangan, dan kedua kaki sudah tidak ada) akibat kondisi di perairan.
Petugas langsung mengevakuasi korban dan membawanya ke kamar mayat RSUD dr. Murjani Sampit untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Identifikasi Korban
Untuk memastikan identitas korban, petugas menghadirkan seluruh kru kapal TB Kapuas Bahari V ke kamar mayat.
Berdasarkan hasil identifikasi visual, jenazah tersebut dikonfirmasi kuat adalah DD S.
Hal ini diperkuat oleh sejumlah ciri fisik yang dikenali rekan-rekannya, antara lain:
Mengenakan celana pendek jeans berwarna biru tanpa ikat pinggang.
Adanya tanda tato yang masih terlihat jelas di bagian badan korban.
Penanganan Lanjutan
Saat ini, kasus tersebut tengah ditangani secara intensif oleh Satpolairud Polres Kotim.
Pihak kepolisian juga telah melakukan langkah-langkah lanjutan, meliputi:
Melengkapi administrasi penyelidikan.
Membangun komunikasi dengan pihak keluarga korban guna proses penyerahan jenazah dan pemakaman.
Melakukan proses penyelidikan (lidik) lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti jatuhnya korban.
(Umar k/Hms)
19 total views, 19 views today






