Polda Jatim Tegaskan Kasus Perusakan Mobil Plat L di Pantai Wedi Awu Malang Masih Diselidiki, Fakta Kronologi Belum Utuh

Polda Jatim Tegaskan Kasus Perusakan Mobil Plat L di Pantai Wedi Awu Malang Masih Diselidiki, Fakta Kronologi Belum Utuh

indopers.net | Surabaya – Polda Jawa Timur menegaskan kasus dugaan pengeroyokan dan perusakan mobil plat L di kawasan wisata Pantai Wedi Awu, Kabupaten Malang, masih dalam penyelidikan. Polisi meminta publik tidak buru-buru percaya pada narasi yang beredar di media sosial sebelum hasil pemeriksaan rampung.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, membenarkan adanya insiden itu. Namun, ia menyebut penanganan masih berada di tangan Polres Malang sehingga belum bisa memberi penjelasan lebih jauh.

Penyelidikan masih berjalan

Jules menyampaikan bahwa jajaran Polres Malang yang akan memberikan keterangan resmi terkait perkara ini. Ia menegaskan kasus tersebut belum selesai ditangani dan masih masuk tahap penyelidikan.

Karena itu, Polda Jatim mengimbau masyarakat, terutama warga Surabaya dan Malang, untuk tetap tenang. Polisi juga meminta publik tidak terprovokasi oleh informasi yang beredar di media sosial.

Insiden terjadi saat rombongan wisata menginap

Peristiwa ini menimpa rombongan wisata asal Surabaya yang sedang menginap di sebuah vila di sekitar Pantai Wedi Awu, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang. Insiden itu kemudian menjadi sorotan karena disebut melibatkan oknum suporter klub olahraga daerah setempat.

Pada Selasa (5/5) sekitar pukul 03.00 WIB, rombongan disebut tiba-tiba diserang oleh ratusan orang. Peristiwa tersebut memicu dugaan pengeroyokan sekaligus perusakan kendaraan.

Polres Malang amankan barang bukti

Kasi Humas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, mengatakan pihaknya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan barang bukti. Langkah itu dilakukan segera setelah laporan diterima.

Barang bukti yang diamankan berupa balok kayu, batu, dan botol minuman keras yang diduga dipakai saat kejadian. Dari peristiwa itu, enam mobil mengalami kerusakan dan enam orang dilaporkan luka-luka.

Kronologi masih didalami

Bambang menegaskan kasus ini masih berada pada tahap penyelidikan. Polisi masih mengumpulkan keterangan saksi dan alat bukti untuk memastikan kronologi dugaan pengeroyokan dan perusakan mobil plat L secara utuh.

Polres Malang juga menelusuri pihak-pihak yang diduga terlibat dengan pendekatan hati-hati dan terukur. Hingga kini, aparat masih memusatkan pemeriksaan untuk mengungkap rangkaian peristiwa yang sebenarnya terjadi di Pantai Wedi Awu. (Mansur)

 105 total views,  2 views today

indopers.net

Menyampaikan Kebenaran Yang Jujur Untuk Keadilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!