16 TAHUN TERABAIKAN SDN 19 KECUKUH KABUPATEN MELAWAI KALBAR BUTUH PERHATIAN SERIUS DARI PEMERINTAH DAERAH/PUSAT DAN INSTANSI TERKAIT
indopers.net | Melawi (KALBAR) – Kondisi pendidikan di wilayah pedalaman kembali menjadi sorotan. Sekolah Dasar Negeri (SDN) 19 Kecukuh yang terletak di Dusun Kecukuh, Desa Sungai Raya, Kecamatan Pinoh Utara, Kabupaten Melawi, hingga kini masih menghadapi berbagai keterbatasan fasilitas meskipun telah berdiri sejak tahun 2010.
Selama kurang lebih 16 tahun beroperasi (2010–2026), kondisi sekolah tersebut dinilai sangat memprihatinkan dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah maupun pusat.







Lebih memprihatinkan lagi, program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga saat ini belum dapat dirasakan oleh para siswa di sekolah tersebut.
Fasilitas Minim dan Akses Sulit, berdasarkan informasi yang dihimpun oleh jurnalis indopers.net J. Saragi pada tanggal 24 April 2026, SDN 19 Kecukuh saat ini hanya memiliki 2 (dua) ruang kelas dan belum memiliki ruang kantor. Selain itu, sekolah ini juga belum dilengkapi dengan gedung perpustakaan yang memadai.
Kondisi akses menuju sekolah pun tergolong sulit, dengan jalan yang rusak parah sehingga menyulitkan mobilitas guru dan siswa, terutama saat musim hujan.
Saat ini, jumlah guru Aparatur Sipil Negara (ASN) di sekolah tersebut hanya berjumlah 2 (dua) orang, dengan 1 (satu) guru honorer yang telah mengabdi sejak tahun 2010-sekarang.
Seiring dengan penerapan persyaratan jam mengajar bagi guru bersertifikasi, pada tahun 2024 mendapatkan 1 orang Tendik Tenaga Alih Daya (TAD), kemudian di tahun 2025 terdapat penambahan 1 guru PPPK, dan tahun ini 2026 terdapat penambahan 1 guru PPPK, 2 guru honorer, dan 1 Tendik Tenaga Alih (TAD).
Kepala Sekolah, Triami, S.Pd.SD, bersama dewan guru harus berupaya keras untuk memenuhi kebutuhan operasional sekolah. Bahkan, mereka melakukan berbagai inisiatif, termasuk berjualan perlengkapan sekolah, guna menutupi keterbatasan dana. Diketahui, SDN 19 Kecukuh merupakan salah satu penerima dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) terkecil di Kabupaten Melawi.
Meski sebagian wilayah desa telah menikmati akses jalan beraspal dan listrik PLN, kondisi di Dusun Kecukuh masih tergolong tertinggal. Jalan yang rusak kerap menyebabkan kendaraan guru mengalami kerusakan, bahkan tidak jarang menimbulkan kecelakaan yang berujung pada cedera dan trauma. Aktivitas jatuh di jalan berlumpur menjadi pengalaman yang sering dialami para tenaga pendidik di wilayah tersebut.
Permohonan Perhatian Pemerintah, melalui kondisi ini pihak sekolah dan masyarakat berharap adanya perhatian nyata dari pemerintah, baik di tingkat daerah maupun pusat.
Pemerintah Kabupaten Melawi dan Dinas Pendidikan diharapkan segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki fasilitas sekolah, meningkatkan akses jalan, serta memenuhi kebutuhan dasar pendidikan di SDN 19 Kecukuh.
Selain itu, pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, diharapkan dapat memberikan perhatian terhadap kondisi sekolah-sekolah di daerah terpencil agar tidak tertinggal dari segi fasilitas maupun kualitas pendidikan dan memperhatikan nasib guru honor yang sudah lama mengabdi dan belum memenuhi kualifikasi S1.
Kebutuhan Mendesak, adapun sejumlah kebutuhan mendesak yang diharapkan dapat segera direalisasikan, antara lain:
➕Penambahan ruang kelas dan pembangunan ruang kantor
➕Pembangunan ruang perpustakaan
➕Perbaikan akses jalan serta penyediaan penerangan, seperti lampu tenaga surya
➕Pengangkatan guru honorer menjadi ASN
➕Penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Kondisi ini menjadi pengingat bahwa pemerataan pendidikan masih menjadi pekerjaan rumah besar, terutama bagi wilayah-wilayah terpencil. Diharapkan, perhatian dan tindakan nyata dari Pemerintah Kabupaten Melawi dan Pusat dapat segera terwujud demi masa depan anak bangsa di Dusun Kecukuh, Desa Sungai Raya, Kecamatan Pinoh Utara, Kabupaten Melawi. (J.Saragi).
#Perhatikan SDN19 KECUKUH, Desa Sungai Raya Kecamatan Pinoh Utara Kabupaten Melawi
#Keadilan untuk Guru Honorer
#Mendiknas Tolong Atensi Pendidikan Merata di Melawi Kalbar.
242 total views, 2 views today






