Sosok Kalaksa BPBD Pakpak Bharat Augusman Harapan, ST, M.SI Garda Terdepan Penanggulan Bencana Melanda Pakpak Bharat
indopers.net | Pakpak Bharat (Sumut) – Sosok Kepala Pelaksana BPBD Pakpak Bharat , Augusman Harapan Padang, ST, M.Si , yang menjadi Salah satu kunci bagi upaya penanggulangan bencana alam tanah longsor yang melanda wilayah Pakpak Bharat beberapa Waktu lalu, ia Menjadi Garda Terdepan Bekerja dengan penuh dedikasi penuh, mengabdi tanpa pamrih.
suasana mencekam ketika longsor terjadi dimana-mana, mengepung wilayah Pakpak Bharat, Augusman berkeliling, melihat langsung dan mengumpulkan informasi awal.
Profil Kepala Pelaksana Badan Penanggulan Bencana ( BPBD) Kabupaten Pakpak Bharat, Augusman Harapan Padang ST, M.Si ,
Augusman, demikian dia sering disapa, dia sangat patut merasa khawatir mengingat intensitas dan volume longsoran yang terus terjadi menyusul hujan yang melanda wilayah Pakpak Bharat selama berhari-hari sebelumnya, dia patut merasa khawatir mengingat minimnya sumber daya yang dia miliki.
Bencana longsor kali ini bahkan sempat mengisolasi Kabupaten Pakpak Bharat hingga beberapa waktu, memutus rantai pasokan berbagai kebutuhan pokok dan logistik, termemutus hubungan langsung dengan Kabupaten Dairi dari tiga jurusan. Augusman mengakui, dari berbagai peristiwa bencana alam yang dia hadapi selama menahkodai BPBD Pakpak Bharat, peristiwa bencana kali ini adalah peristiwa yang paling besar dan paling berdampak luas. Namun dia berhitung cermat, instingnya yang tajam mungkin mengingatkan, Pakpak Bharat tidak boleh terisolasi terlalu lama, ini berbahaya. Jalur suplay logistik dan kebutuhan pokok harus tetap dijaga.
Berangkat dari pemikiran ini dia memobilisasi seluruh sumber daya yang dimiliki, para personil BPBD menggerakkan peralatan-peralatan berat untuk segera bekerja di jalur penghubung antar Kabupaten menuju Dairi sebagai akses keluar utama. Hasilnya, tidak sampai 24 jam tiga jalur penghubung Pakpak Bharat Dairi terbuka kembali.
Sadar akan keterbatasan sumber daya yang dia miliki, Augusman memainkan jaringannya yang luas. Mengontak koleganya diberbagai Instansi teknis untuk turut mengerahkan alat berat yang mereka miliki. Hasilnya, Dinas PUTR Perhubungan, Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara melalui UPT Jalan Jembatan Sidikalang mengerahkan alat berat, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pakpak Bharat selain beberapa ekscavator yang dipunya, juga turut mengerahkan unit-unit traktor multi fungsi untuk membantu membersihkan material longsoran yang menutup badan jalan.
Usai mengamankan jalan-jalan penghubung antar daerah, Augusman memobilisasi sumber daya yang dimiliki untuk melakukan penanganan di berbagai wilayah, Lagan – Pagindar, Sibongkaras, Simerpara, desa Malum, merupakan wilayah-wilayah yang harus segera dibebaskan. Masyarakat tidak boleh terisolasi terlalu lama, demikian buah pemikiran seorang Augusman Padang.
Augusman Juga memastikan Gerak Cepat yang ia laksanakan ini , sesuai arahan Dari Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, yang selalu menekankan supaya memperioritaskan objek-objek vital dan menjadi urat nadi mobilisasi masyarakat,
,”yang Artinya jangan sampai aktifitas masyarakat, baik itu aktifitas ekonomi, pendidikan dan lainnyanya terutama aktifitas kebutuhan pokok terganggu terlalu lama, ini harus diutamakan penangannya. Lalu kemudian kita tuntaskan penanganan di sektor-sektor lainnya, JUT, jalan antar kampung, penanganan jaringan air bersih, dan berbagai fasilitas umum lainnya,” jelasnya
Dikesempatan itu Tidak lupa Juga Augusman menyampaikan pesan terimakasih dan apresiasi yang tinggi bagi segenap instansi Pemerintah dan swata yang turut membantu pihaknya dalam upaya penanganan bencana alam kali ini.
,”Tidak akan bisa diukur dengan kata-kata, namun bantuan yang banyak kami terima dari semua pihak, instansi pemerintah, TNI dan Polri, serta lainnya kami akui sangat banyak. Dan terimakasih yang tinggi atas bantuannya, semoga kedepan kita terhindar dari bencana, Pakpak Bharat semakin kuat dan semakin berkolaborasi,” terangnya. (Agus P)
177 total views, 3 views today






