Seorang Warga Desa Lalang Kabupaten Batubara Mengeluh Lambannya Kinerja Polres Batubara Dalam Mengungkap Kasus Dugaan Pengeroyokan Atas Dirinya.

indopers.net | Batubara (Sumut) – Ibu Sarah warga desa lalang, kecamatan Medang deras, kabupaten batu bara, Sumatera Utara, mengeluh terkait laporan nya di polres batu bara pada tanggal 20 April 2023 terkesan lamban.

Menurut ibu Sarah dan keluarga nya, laporan nya di polres batu bara, hingga sampai belum mendapat hasil perkembangan, terkait kasus pengeroyokan yang menimpa diri nya.
” Kami bingung pak, dengan kepolisian batu bara ini, setelah kejadian itu pada 19 April 2023 berkitar pukul enam sore. kami mencoba buat laporan Polsek Medang deras terdekat namun ditolak. malahan kami di suruh kepolres batu bara lima puluh yang jarak tempuh nya sangat jauh, Terus setelah laporan kami diterima di polres pada tanggal 20 April 2023 heran nya, kenapa sampai saat laporan saya belum mendapat hasil perkembangan laporan nya, apa mungkin karena kami orang miskin yang tidak bisa memberikan apa-apa kepada polisi pak, sehingga laporan kami diperlambat. Pada hal saksi dan bukti sudah lengkap, sungguh membingungkan pak, kami orang yang miskin ini, bingung entah bagaimana mana lagi harus kami perbuat, sedang kan pelaku nya masih terus berkeliaran dan menyindir kami pada saat kami melintasi didepan tempat usaha nya berjualan kerang, ya..tentu nya saya dan keluarga berfikir mereka kebal hukum sehingga polisi mungkin tidak mampu untuk menahan nya” tutup ibu Sarah saat dikonfirmasi wartawan di kediaman ibu sarah, desa lalang. Pada 5 Mei 2023.

Kasat Reskrim polres batu bara, AKP Elysa Sani merynda Simaremare saat kembali di konfirmasi wartawan melalui chat WA, pada 4 april 2023: tidak jawaban maupun membalas chat wa terkait perkembangan laporan kasus pengeroyokan ibu Sarah. Hingga berita ini ditayangkan. (Rudi)
4,035 total views, 1 views today