Kebijakan Bupati Tulungagung Disaat PPKM Level 2

Kebijakan Bupati Tulungagung Disaat PPKM Level 2

indopers.net, Tulungagung (Jatim) – Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, M.M., menyampaikan beberapa kebijakan terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Tulungagung kembali level 2.

Sesuai diterbitkannya Instruksi Menteri Dalam Negeri (Imendagri) Nomor 6 Tahun 2022 PPKM wilayah Jawa-Bali diperpanjang mulai 1-7 Februari 2022.

“Jadi begini, Tulungagung kembali level 2, karena akhir-akhir ini angka terkonfirmasi Covid-19 semakin bertambah,” kata Bupati Maryoto didampingi Komisaris PT BPR Bank Tulungagung (Perseroda) H. Nyadin, MAP usai menghadiri ulang tahun di Graha Lestari setempat, Rabu (2/2/2022).

Bupati Maryoto menambahkan, sebenarnya dalam rapat koordinasi Covid-19 pekan lalu, ia menyampaikan sesuai prediksi pernyataan dari Menteri Kesehatan Republik Indonesia selama 55 hari kedepan akan terjadi angka lonjakan Covid-19 indikasi persebaran varian baru Omicron.

“Iya benar, sudah kita sampaikan waktu itu kalau dihitung tanggal 16 Januari 2022 maka angka lonjakan diperkirakan pada 22 Maret 2022 indikasi varian Omicron tersebut,” tambahnya.

Menurut Maryoto, dengan Tulungagung kembali PPKM level 2 menyarankan kepada masyarakat agar tidak panik.

Pihak Pemkab Tulungagung dengan sigap mempersiapkan dalam hal mengantisipasi bilamana terjadi angka lonjakan tersebut.

“Kita siapkan obat-obatan, bilamana terjadi Klaster baru harus kita lakukan 3 T (Testing, Tracing, Treatment) terlebih dahulu, dengan dilakukan pengembangan dan menelusuri melalui keluarganya,” ujarnya.

“Kita sadar persebaran Covid-19 varian Omicron ini tidak seganas dengan varian delta lalu. Pasalnya, dengan melihat angka kematian masyarakat yang terkonfirmasi nyaris tidak ada, sedangkan bagi yang terpapar cepat sembuh,” imbuhnya.

(lgeng)

 413 total views,  2 views today

indopers.net

Menyampaikan Kebenaran Yang Jujur Untuk Keadilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!