Jejak Air Lau Simeme, Harapan Yang Dipercepat Pemkab Deli Serdang Untuk Kesejahteraan Warga
indopers.net | Sibiru-biru (Sumut) – Dahulu, di lembah Kecamatan Biru‑biru, Sungai Lau Simeme mengalir bebas di antara bukit berhutan pinus dan semak belukar. Musim hujan tiba, airnya meluap menyatu dengan aliran Sungai Percut, lalu turun ke hilir hingga kerap membanjiri pemukiman dan sawah di Deli Serdang maupun Kota Medan. Selama puluhan tahun, warga berharap ada cara untuk menahan dan mengatur aliran air itu. Rencana membangun bendungan di lokasi ini pun mulai muncul sejak tahun 1990‑an, namun baru berupa catatan di meja‑meja perencana, belum berwujud nyata.
Baru pada akhir 2017, proyek Bendungan Lau Simeme resmi masuk daftar Proyek Strategis Nasional dan mulai dibangun secara bertahap oleh pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR/BBWS Sumatera ll Medan.
Tentu pembangunannya tidaklah mudah, harus ada pembebasan lahan warga (ganti-untung), relokasi warga dari kawasan yang akan tergenang, serta tantangan medan pegunungan yang berbatu‑batu. Waktu berlalu, pekerjaan berjalan bertahap, namun masih ada banyak hal yang perlu diselesaikan agar manfaatnya segera dapat dirasakan masyarakat luas.
Setelah dr. H. Asri Ludin Tambunan menjabat sebagai Bupati Deli Serdang, ia melihat bahwa potensi besar bendungan ini tidak boleh menunggu terlalu lama . Bersama BUMD Bhineka Perkasa Jaya (BPJ) dan jajaran pemkab, ia terus berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai Sumatera II, mendorong percepatan penyelesaian sisa pekerjaan, persiapan penggenangan awal, serta persiapan sarana pendukung di sekitar kawasan bendungan.
“Bendungan ini bukan hanya sebatas bangunan beton dan batu, bukan pula hanya sekedar menahan banjir, untuk irigasi dan kebutuhan rumah tangga, namun bendungan ini juga harus kita manfaatkan untuk membuka peluang wisata baru untuk kesejahteraan masyarakat secara luas ” ujarnya dalam salah satu rapat koordinasi.
Untuk itu, pemerintah Kabupaten Deli Serdang bersama pihak terkait tengah menata kawasan bendungan agar dapat dikembangkan sebagai destinasi wisata baru serta pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Pemkab akan bergerak cepat (gercep) melakukan pemetaan, penataan, sosialisasi dan segera mengeksekusi program agar manfaat rekayasa pembangunan wisata baru segera dinikmati masyarakat di Hulu maupun Hilir serta masyarakat secara luas.

Kini saat senja tiba di tepi Lau Simeme, permukaan air yang luas berkilau terkena sinar matahari menyimpan keindahan yang tersimpan indah, — perjalanan panjang — harapan warga — hasil kerja — pemeliharaan — melestarikan — untuk kesejahteraan warga jangka pendek dan jangka panjang
Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menyampaikan pesan kepada seluruh warga supaya tetap memelihara dan menjaga kelestarian lingkungan karena bendungan ini adalah anugerah yang dapat menjaga kehidupan masyarakat Deli Serdang.
(Jhon Tobing)
117 total views, 117 views today






