Rumah Adat Menjadi Tempat Gelar Sidang Adat Terkait Dugaan Tumpang Tindih Lahan Kebun
indopers.net |KOTAWARINGIN BARAT (KALTENG) –– Rumah adat, menjadi tempat dugaan tumpang tindih lahan kebun.Rabu (9/9/2026).
Perselisihan ini melibatkan pihak M. Ariadi Culing,Ariyanto,Alpenos, dan Lediana, sebagai pihak pemilik lahan dengan pihak Aris,Agung,praktikno, pemilik yang sama pada lokasi lahan yang menjadi objek perselisihan,saat ini telah ditanami pohon kelapa sawit yang diduga ditanami Aris, Agung, praktikno,.
Kerapatan mantir Adat, yang di jumpai awak media, gelar Omas macan suka jadi (Andreas Garusang Ad). memberikan keterangan resmi kepada awak media tahapan analisis keabsahan berkas dan surat- menyurat yang dimiliki oleh kedua belah pihak.
Langkah ini dilakukan setelah pelaksanaan sidang pertama yang telah digelar pada sabtu.(5/9/2026)Lalu berdasarkan hasil sidang pertama kepala Desa pangkalan satu Mujiono,mengakui adanya penerbitan surat keterangan tanah SKT milik Aris Agung praktikno pada tahun 2021.
Surat tersebut diduga kuat terbit di atas lahan milik pihak perseteruan M.Ariadi Culing,(dkk) yang memegang surat kepemilikan bertahun 2010.selain masalah tahun penerbitan tim pengukur opjek lahan yang berselisih tersebut juga diketahui menggunakan pihak pengukur.
Dokumen desa yang dihadirkan dalam persidangan memperlihatkan pembatalan surat – surat tertentu untuk menegaskan setatus tanah.
Pihak mantir Adat menjadwalkan sidang kedua yang rencananya akan digelar pada Jumat dan Sabtu ini.
Andreas Garusang mengimbau dengan sangat agar seluruh pihak yang dipanggil dapat kooperatif dan hadir dalam persidangan berikutnya,kami berharap pihak yang dipanggil kiranya hadir mengingat hal ini krusial demi Jak masing-masing pihak.
Bila tidak hadir sangat disayangkan sekali, mengingat sidang adat memiliki tindakan tersendiri yang final dan mengikat.
Kami harapkan ada kebersamaan untuk hadir dalam pelaksanaan sidang adat ini dengan membawa berkas-berkas kepemilikan yang dimiliki para pihak,”ujar Andreas. (Hermansyah )
116 total views, 20 views today






