Dalam Rangka Peringatan Hari Batik, SLBN Ngadirojo Pacitan Ajak Murid Berkarya Melalui Totebag Batik

Dalam Rangka Peringatan Hari Batik, SLBN Ngadirojo Pacitan Ajak Murid Berkarya Melalui Totebag Batik

indopers.net | Ngadirojo/ Pacitan (Jatim) – Peringatan Hari Batik di SLB Negeri Ngadirojo Pacitan menjadi momentum untuk mengenalkan kekayaan budaya Indonesia melalui kegiatan kreatif dan inklusif.

Mengusung tema “Ekspresi Budaya Melalui Totebag Batik Istimewa”, kegiatan ini diselenggarakan oleh SLBN Ngadirojo Pacitan berkolaborasi dengan nexSE.id (Next Education Experience), komunitas pendidikan yang diinisiasi Chusna Apriyanti oleh dosen STKIP PGRI Pacitan.

Kegiatan diikuti oleh sekitar 30 peserta dari jenjang TKLB hingga SMALB dengan beragam karakteristik dan kebutuhan belajar, di antaranya murid dengan hambatan penglihatan (netra), hambatan pendengaran (tuli), autisme, ADHD, dan hambatan intelektual. Keberagaman peserta menjadi bagian penting dalam menciptakan pengalaman belajar budaya yang dapat diakses dan dinikmati bersama.

Dalam kegiatan tersebut, murid diajak mengenal sejarah batik Nusantara serta memahami batik sebagai salah satu warisan budaya Indonesia. Pengenalan dilakukan dengan cara yang sederhana, menarik, dan disesuaikan dengan karakteristik peserta didik agar mereka dapat mengenal batik tidak hanya sebagai kain bermotif, tetapi juga sebagai bagian dari identitas budaya bangsa.

Setelah mengenal sejarah dan ragam motif batik, murid mengikuti kegiatan menggambar dan mewarnai motif batik Nusantara. Melalui aktivitas ini, murid diberikan ruang untuk mengekspresikan kreativitasnya dengan memilih dan memadukan warna sesuai kemampuan serta imajinasi masing-masing.

Tema “Totebag Batik Istimewa” juga menjadi simbol bahwa budaya dapat dikenalkan melalui media yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Totebag yang dihias dengan motif batik diharapkan tidak hanya menjadi hasil karya, tetapi juga menjadi media untuk menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya Indonesia.

Kegiatan mewarnai menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus memberikan kesempatan bagi murid untuk belajar melalui aktivitas langsung. Setiap karya menjadi bentuk ekspresi yang berbeda dan menunjukkan bahwa setiap murid memiliki cara tersendiri dalam mengapresiasi budaya.

Kolaborasi antara SLBN Ngadirojo Pacitan dan nexSE.id dalam kegiatan ini turut memperkuat semangat berbagi dan berkolaborasi dalam menghadirkan pembelajaran yang bermakna bagi murid berkebutuhan khusus.

Sugiyono, M.Pd., selaku Collaboration Manager nexSE.id sekaligus dosen Program Studi Pendidikan Profesi Guru di STKIP PGRI Pacitan, Jawa Timur, Indonesia, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, menyampaikan bahwa peringatan Hari Batik menjadi momentum penting untuk menanamkan kesadaran generasi muda dalam melestarikan budaya Indonesia.

“Pada Hari Batik ini, kita tidak hanya mengenalkan batik sebagai sebuah karya seni, tetapi juga mengajak anak-anak untuk ikut melestarikan dan melanjutkan warisan budaya yang telah diwariskan oleh generasi sebelumnya. Kekayaan batik dapat terus dikembangkan dan dimanfaatkan dalam berbagai bidang, termasuk fashion dan industri kreatif. Dengan demikian, pelestarian batik tidak hanya memiliki nilai budaya, tetapi juga dapat memberikan dampak positif terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat,” ujar Sugiyono.

Menurutnya, pengenalan batik kepada murid melalui kegiatan kreatif seperti mewarnai motif batik dan membuat totebag menjadi salah satu bentuk pembelajaran kontekstual yang memungkinkan anak mengenal budaya melalui pengalaman langsung. Kegiatan tersebut sekaligus membuka ruang bagi murid untuk mengekspresikan kreativitas dan menghargai keberagaman kekayaan budaya Indonesia.

Melalui peringatan Hari Batik ini, SLBN Ngadirojo Pacitan terus mendorong pembelajaran yang mengintegrasikan budaya, kreativitas, dan nilai-nilai inklusivitas. Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang bagi murid untuk belajar bahwa keberagaman bukanlah batas untuk berkarya, melainkan bagian dari kekayaan yang dapat dirayakan bersama. (ttk)

 13 total views,  13 views today

indopers.net

Menyampaikan Kebenaran Yang Jujur Untuk Keadilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!