Evaluasi Total Kinerja Panitia Gerak Jalan HUT RI ke-81 Muara Enim: Transparansi Penilaian Dipertanyakan, Pemkab Diminta Evaluasi Tim Juri
indopers.net | MUARA ENIM (SUMSEL) — Pelaksanaan Lomba Gerak Jalan Indah dalam rangka Peringatan HUT Ke-81 Republik Indonesia Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Muara Enim menuai sorotan dan kekecewaan publik.
Hasil keputusan pemenang yang disahkan oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muara Enim selaku Ketua Seksi Gerak Jalan dinilai merugikan peserta yang telah menunjukkan performa serta disiplin tinggi di lapangan.


Kekecewaan mendalam dirasakan oleh regu dan pembina dari SMP Negeri 1 Muara Enim serta jajaran sekolah lainnya yang dinilai memiliki kualitas baris-berbaris, kekompakan, dan variasi formasi yang amat solid, namun justru tersisih dalam penentuan gelar juara utama oleh keputusan dewan juri.
Dalam pengumuman resmi yang disahkan, beberapa poin yang memicu krisis kepercayaan publik antara lain, Indikasi Subjektivitas Penilaian,Ketidakjelasan kriteria penilaian teknis di lapangan memicu dugaan adanya standar ganda dalam menentukan skor kerapihan, kerapian kostum, dan ketepatan formasi.

Tuntutan Transparansi Lembar Nilai, Keputusan juri yang terkesan ‘pilih kasih’ menuntut panitia untuk membuka secara transparan rekapitulasi nilai dari setiap pos penjagaan guna membuktikan netralitas lomba.
Dampak Psikologis Peserta,Keputusan yang dinilai tidak mencerminkan realita performa lapangan ini mencederai semangat mental para siswa-siswi yang telah berlatih keras demi membawa nama baik sekolah.
Pemerintah Kabupaten Muara Enim mendesak panitia pelaksana dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk tidak sekadar menjadikan kegiatan peringatan HUT RI sebagai formalitas rutin, melainkan menjunjung tinggi nilai sportivitas, kejujuran, dan akuntabilitas.
”Lomba ini membawa nama semangat kemerdekaan dan pembinaan karakter generasi muda.
Jika proses penilaian saja memicu kontroversi dan kekecewaan akibat ketidaktransparanan, maka esensi edukasi dan nilai keadilan telah dicederai.
Panitia dan pihak yang mengesahkan wajib memberikan penjelasan terbuka kepada publik dan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kriteria dewan juri,” tegas perwakilan wali murid dan pemerhati pendidikan Muara Enim.
Publik berharap kejadian serupa tidak terulang kembali dan menuntut keterbukaan data rekapitulasi nilai secara rinci agar tidak mencoreng integritas perayaan hari kemerdekaan di Kabupaten Muara Enim. (by jonisar)
Kontak Media:
Tim Pemerhati Edukasi & Pengawas Lapangan Masyarakat Muara Enim
31 total views, 31 views today






