Protes Jalan Rusak, Warga Bangsri Sukodono Sidoarjo Tanam Pohon Pisang di Jalan Yang Telah Lama Berlubang

Protes Jalan Rusak, Warga Bangsri Sukodono Sidoarjo Tanam Pohon Pisang di Jalan Yang Telah Lama Berlubang

indopers.net | Sidoarjo (Jatim) – Sejumlah warga Desa Bangsri Sambungrejo, Kecamatan Sukodono Sidoarjo, menanam pohon pisang di jalan berlubang. Aksi mereka merupakan bentuk protes karena jalan tersebut tak kunjung diperbaiki. kerusakan jalan ini tampak sangat nyata. Jalan yang berlubang dan bergelombang itu di sepanjang jalan raya Dungus, Bangsri, Sambungrejo Kecamatan Sukodono-Sidoarjo.

Jalan yang rusak ini disebut sudah lama terjadi. Bahkan, jalanan ini banyak memakan korban. Banyak pengendara yang jatuh akibat jalan berlubang tersebut, apalagi diwaktu musim penghujan seperti minggu akhir-akhir ini.

Sehingga, warga Desa kesal melihat kondisi jalan yang sudah lama rusak dan tidak segera diperbaiki. Mereka akhirnya memilih menanam pohon pisang di jalan berlubang tersebut.

Pohon pisang ditanam warga di beberapa jalan berlubang, “Kita tanam pohon pisang di jalan ini, karena jalan yang rusak tak kunjung adanya perbaikan,” kata salah satu warga Desa yang tidak mau di tulis namanya saat ditemui awak media Berita Umum Nasional INDOPERS di lokasi, Rabu (19/2/2026).

“Sementara itu, sudah banyak korban terperosok dan jatuh ketika melewati ruas jalan yang berlubang tersebut. Kemudian, kapan diperbaiki, apakah menunggu sampai jatuh korban jiwa..? “imbuhnya.

Warga juga menjelaskan, selama ini jalan tersebut tidak dilakukan perbaikan betonisasi ataupun pengaspalan. Sementara itu, membuat ruas jalan tersebut sering hancur berlubang setiap musim penghujan.

“Meski nanti jalan ini diperbaiki dengan sistem tambah sulam, menurut saya kurang efektif. Karena di pinggir jalan tersebut tidak ada drainase, apabila curah hujan tinggi, jalan ini banjir,” jelas.

Ia berharap, segera ada tindakan dari Pemkab Sidoarjo agar jalan tersebut diperbaiki, baik diaspal maupun dibeton.

Kurangnya pengawasan terhadap jalan, aktivitas lalu lintas yang padat, bahkan banyak truk-truk lewat yang melebihi tonase sangat berakibat terhadap rusaknya jalan tersebut, masa transisi Pergantian Kepala Dinas PU Bina Marga Sidoarjo yang lama diganti oleh Mahmud yang pada bulan Januari kemarin dilantik sebagai Kadis PU Bina Marga yang baru, juga bisa berpengaruh pada tanggung jawab pemeliharaan jalan belum maksimal.

“Sebelumnya kami melakukan penandaan dengan menggunakan cat philox dan pengurukan lubang. Semua ini kami lakukan demi keselamatan pengguna jalan yang melintas karena sudah banyak korban yang berjatuhan baik yang luka ringan dan luka berat,” terangnya.

Hal yang sama disampaikan oleh Seorang warga yang lain. Ia mengaku, jalan rusak ini sudah lama. Dirinya berharap, sebelum Lebaran idul fitri ini sudah ada perbaikan. Namun, hingga awal puasa ini sudah memasuki beberapa hari, belum ada perbaikan.

“Merasa kesal warga sepakat untuk menanam pohon pisang di tengah jalan, dengan harapan jalan tersebut segera diperbaiki, “tutupnya. (mbah mat)

 35 total views,  35 views today

indopers.net

Menyampaikan Kebenaran Yang Jujur Untuk Keadilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!