”Korban Maling Jadi Tersangka” Juga Ada di Deli Serdang

”Korban Maling Jadi Tersangka” Juga Ada di Deli Serdang

indopers.net l Deli Serdang [Sumut] – Ada-ada saja tingkah pelaku pencuri yang satu ini, Jeril Silaban (17), Kasdito Sitepu (17) warga desa Negara Beringin, Kecamatan STM Hilir, Deli Serdang sudah tertangkap basah saat melakukan aksinya malah lapor polisi atas penganiayaan.

Pada malam kejadian 28 Juni 2025 Jeril Silaban bersama Kasdito Sitepu melakukan pencurian di 3 rumah tetangganya sekaligus, kondisi lingkungan mereka itu lagi posisi sepi, sebab ada saudara mereka yang meninggal dunia di lingkungan sebelah. Tak tanggung-tanggung hasil curian mereka, menurut keterangan ke 3 korban kemalingan (Mansyur Tarigan, Muliana, Neni) warga desa Negara Beringin, Kecamatan STM Hilir, uang yang mereka gasak – + 21 juta. Kelakuan Jeril Silaban ini, selalu meresahkan masyarakat sekitarnya dan dalam kasus-kasus pencurian lainnya nama Jeril Silaban pasti disebut-sebut para pelaku lain.

Situasi sidang di PN Lubuk Pakam (10/2/2025)

Kasus “Korban Maling Jadi Tersangka” bermula dari kasus pencurian diatas, pada malam kejadian tersebut, warga sekitar menangkap kedua remaja ini sedang melakukan aksinya, atas adanya kejadian tersebut membuat warga lain berdatangan ke lokasi, begitu juga warga yang sedang layatan di gang sebelah untuk mendapatkan informasi yang faktual.
Begitu juga halnya Mansyur Tarigan, Muliana dan Neni datang kelokasi, untuk memeriksa keadaan rumah masing-masing. Dan benar adanya, rumah mereka telah berantakan akibat ulah pencuri.

Dalam persidangan di Pengadilan Negeri Lubuk Pakam, Selasa, 10/2/2026. Pada malam kejadian itu para saksi-saksi yang asli berada dilokasi mengatakan bahwa Mansyur Tarigan tidak melakukan pemukulan atau penganiayaan terhadap Jeril Silaban seperti yang mereka tuduhkan dalam laporan mereka ke Polresta Deli Serdang. Melainkan yang melakukan tamparan disertai pemukulan membabi buta terhadap Jeril Silaban itu adalah ibu kandungnya sendiri …entah mungkin karena kesal, marah dan malu atas perbuatan anaknya yang selalu bikin masalah serta meresahkan warga sekitar mereka. Pada malam itu di depan Suaminya Jordi Silaban, Kepala dusun ll Wendi Mamola Tarigan, serta warga lainnya, ibunya Jeril mengatakan bahwa Mansyur Tarigan tidak ada melakukan pemukulan terhadap anaknya, begitu juga ke esokan harinya di hadapan polisi Polsek Talun Kenas, Kecamatan STM Hilir, ibunya Jeril Silaban mengakui bahwa Mansyur Tarigan tidak ada memukul Jeril, melainkan dia sendiri yang memukul anaknya karena kesal dan marah

Namun entah setan apa yang merasuki atau bisikin profokasi pihak ketiga, mereka malah melaporkan Mansyur Tarigan ke Polresta Deli Serdang dengan tuduhan pemukulan dan penganiayaan anak di bawah umur, hingga kasus ini bergulir sampai ke Pengadilan

Atas kejadian ini, berbagai pihak menyoroti kinerja penyidik Polresta Deli Serdang yang tidak objektif pada kebenaran fakta di lapangan, atas sikap tersebut, pihak Mansyur Tarigan juga telah melakukan upaya Prapid, namun apa daya ‘orang miskin tetap tertindas’ “ungkap Jhonson Marpaung selaku mertua Mansyur Tarigan

Kuasa hukum Mansyur Tarigan, Farid Faturahman SH mengatakan
Kasus ini bisa bergulir sampai ke Pengadilan adalah akibat tidak profesionalnya pihak ke polisian dalam menyikapi laporan masyarakat, jika penyidik benar-benar objektif dan tidak karena titipan (tanda kutip) saya nyakin 1000% masalah ini tidak akan se heboh ini “Ketusnya kesal

Ia menambahkan, Atas proses hukum ini, namun sebagai warga negara yang taat hukum, proses demi proses perkara ini harus kita jalani. Semoga para hakim dapat menimbang perkara ini secara objektif sesuai fakta persidangan
Ujarnya

Mansyur Tarigan selaku yang didakwa telah melakukan pemukulan terhadap Jeril Silaban mengatakan
Kiranya Tuhan Yang Maha Kuasa lewat hakim yang mulia dapat menimbang dan memutuskan persolan yang tidak seharusnya ada, namun terjadi ucapnya dengan lirih dengan raut wajah yang sudah nampak lelah sekali.
(Jhon Tobing)

 159 total views,  159 views today

indopers.net

Menyampaikan Kebenaran Yang Jujur Untuk Keadilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!