Musrenbang Tingkat Kelurahan di Aula Kelurahan Baamang Tengah Anggaran Tahun 2027
indopers.net | Sampit (Kalteng) – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Anggaran Tahun 2027 tingkat Kelurahan di aula Kelurahan Baamang Tengah, Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah, pada Jum’at 12 Desember 2025.
Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) ini dihadiri Camat Baamang Suriansyah, SE., Lurah Baamang Tengah Hadi Budiman, SH., Bhabinkamtibmas Baamang, Babinsa Koramil 1015-04/Baamang, Ketua LPMK, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, para RT, RW dan lainnya yang hadir.
Camat Baamang Sufiansyah, SE., dalam sambutannya menyampaikan, “Perlu saya sampaikan kepada Bapak Ibu sekalian, pesan dari BKAD terkait dana untuk hibah, baik keagamaan maupun terhibah yang lainnya, agar dibuatkan proposal dan juga akta notaris nantinya.



Terkait dengan pembuatan notaris nanti, itu kita bermohon juga nantinya. Seperti koperasi merah putih dulu kita dianggarkan melalui APBD Kabupaten.
Dan juga pelaksanaan musyawarah rencana pembangunan ini ada komponen yang perlu kita ingat, bahwa ada pendekatan teknokratik dan juga ada pendekatan secara politik.
Perlu saya ingatkan juga bahwa elemen kunci pendekatannya itu partisipatif, melibatkan semua unsur masyarakat termasuk kelompok rentan perempuan miskin. Karena kelompok perempuan miskin juga dilindungi oleh undang-undang terkait miskin.
Usulan dan aspirasi dimulai dari level paling bawah, desa kelurahan yang disusulkan di jenjang yang lebih tinggi ke kecamatan atau kabupaten, provinsi sekalian.
Transparan dan akuntabel membuka ruang diskusi untuk mencapai kesepakatan, memastikan program yang disusulkan benar-benar dibutuhkan masyarakat, bukan hanya formalitas pada saat ini kita laksanakan.
Sinergi menjadi jembatan antara perencanaan teknokratik atau politik yang saya sampaikan tadi.
Ini perlu saya sampaikan bahwa proyek sekarang walaupun melalui aspirasi atau pokok pikiran, tidak ujuk-ujuk sekarang langsung direalisasikan, tanpa dimasukkan dalam sistem informasi pembangunan, namanya ada di sistem aplikasi yang di masukkan melalui inputan kelurahan yang diverifikasi nanti oleh admin kecamatan dan juga diverifikasi oleh OPD teknis masing-masing.
Nanti kepentingannya tinggal misalnya tidak bisa didanai kabupaten, provinsi, nanti OPD-nya meningkatkan kembali kepada OPD provinsi.
Perlu saya sampaikan juga nanti mudah-mudahan 2026 jalan Christopel Mihing itu ada anggaran pokok pikiran anggota DPRD ya, itu untuk pemeliharaan drainase karena memang dari SPBU sampai panti asuhan itu selalu tergenang bila musim hujan, di Sarigading Barat, drainase ini tertutup sudah.
Dan juga mumpung jalan Water Condrad masih sepi bangunan, tidak menggusur-gusur orang, diusulkan pencucian parit kelurahan sepanjang sampai sungai Baamang itu, baik Kenan Sandan maupun Walter Condrad. Kalau sudah ada bangunan repot kita nanti meluaskan drainase kita untuk pemeliharaan.
Yang kedua, karena sesuai visi-misi kepala daerah, “Sampit Terang, Sampit Anti Banjir”,tolong penerangan jalan Kenan Sandan, jalan Water Condrad juga diusulkan nanti sepanjang jalan sampai antara kelurahan Baamang Tengah dan Baamang Hulu sudah memasukkan kemarin. Dan kesulitan kita pada saat ini, kecamatan Baamang ini menerima limpahan air dari Mentawa Baru Ketapang
Ibu Ibu juga KWT-nya ya, supaya memanfaatkan kawasan pekarangan, kelompok-kelompok KWT-nya digerakkan lagi supaya bisa penambahan ekonomi untuk Ibu-Ibu rumah tangga. Nah terkait PR juga, kami yang paling kendala ini sebenarnya pasokan sampah.
Karena sampah ini di Bamang Tengah, yang saya lihat itu bisa juga kiriman dari Mentawa Baru Ketapang bisa dari mana-mana, sampai ke depo SMP 3 ini.
Bapak-Ibu saya ingatkan kembali bagi yang menerima hibah segera dilengkapi ya SPJ-nya, kalau gak ngerti tanyakan orang kelurahan atau ditanyakan kepada orang yang lebih paham. Karena kita lebih hati-hati sekarang terkait hibah baik masjid, hibah yang lain, tidak serta-merta kita mendapatkan hibah itu ujung-ujung tidak dicek dan tidak diverifikasi ulang,”demikian camat Sufiansyah
Sementara Lurah Baamang Tengah Hadi Budiman, SH., mengatakan, “Kegiatan Ini adalah kegiatan yang dilaksanakan pada kelurahan Baamang Tengah untuk penegasan masalah bidang kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur. Untuk meninjaklanjuti aspirasi yang datang, kami berkoordinasi dengan pihak kecamatan, kabupaten, dan nanti mungkin ada dana-dana yang dipakai untuk anggota dewan atau uang aspirasi,”katanya
Aspirasi tersebut nanti bisa ditampung. Yang perlu dilengkapi dari pihak RT dan RW, masyarakat, dan sebagainya adalah untuk proposal gambar lokasi yang akan dilusulkan,” Pungkasnya.
(Umar k)
1,410 total views, 1 views today






