Puncak Rontek Gugah Sahur di Pacitan berjalan Lancar dan Tertib, Tidak Menyurutkan Antusias Masyarakat Meskipun Hujan.

indopers.net | Pacitan (Jatim) – Malam puncak perayaan Rontek Gugah Sahur di bulan Ramadan 1446 Hijriah tahun 2025 berlangsung dengan lancar, damai, dan tertib.
Malam Minggu Terakhir Sebelum Lebaran, Rontek Gugah Sahur sangat di tunggu-tunggu masyarakat ungkap Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Pacitan, Kemal Pandu Pratikna, ia juga menyampaikan rasa syukur serta apresiasi yang tinggi kepada seluruh warga Kabupaten Pacitan atas peran serta mereka dalam menjaga keamanan dan ketertiban acara tahunan di ramadan 1446 hijriah ini.
Hujan tak surutkan Antusias warga untuk Rontek Gugah sahur, terbukti dengan kehadiran warga yang membludak memadati sekitaran alun-alun, mulai dari perempatan Penceng hingga Pendopo kabupaten Pacitan.
“Alhamdulillah, penontonnya ramai dan saya bersyukur dagangan saya laris manis, biasanya kalau gak ada Rontek sepi… Semoga tradisi Rontek Gugah Sahur tetap menjadi ajang tradisi lokal yang baik, aman gak ada tawuran,” ucap yu ina pedagang kuliner di seputaran alun-alun. Minggu, (30/03/2025)
Ribuan warga ramaikan Rontek Gugah sahur, ajang tradisi masyarakat Pacitan dari kalangan muda dan tua bahkan kaum emak-emak tak ketinggalan, yang berbeda dari kabupaten lain di Jawa Timur.
Kembang api Turut menghiasi malam bercampur air hujan gemericik membasahi tubuh yang dingin, semangat yang tinggi, antusiasme masyarakat menepis dinginnya malam.
Menurut Pandu, keberhasilan penyelenggaraan Rontek Gugah Sahur di ramadan 1446 hijriah tidak lepas dari kerja sama berbagai elemen masyarakat.
“Ini adalah hasil kerja keras kita bersama, mulai dari peserta Rontek, warga Pacitan, aparat keamanan TNI-Polri, Satpol PP, ASN, tokoh pemuda, serta tokoh masyarakat. Sinergi ini membuktikan bahwa kebersamaan adalah kunci utama dalam menjaga tradisi yang telah menjadi kebanggaan kita semua,” ujarnya.
Rontek Gugah Sahur merupakan tradisi tahunan yang telah melekat dalam budaya masyarakat Pacitan. Setiap tahun, kegiatan ini menarik perhatian tidak hanya dari warga lokal, tetapi juga dari wisatawan yang datang dari berbagai daerah untuk menyaksikan keindahan dan kekompakan para peserta dalam membangunkan sahur melalui atraksi seni yang khas.
Dengan berlangsungnya acara secara aman dan tertib, Pacitan semakin memperkuat posisinya sebagai pionir dalam pelaksanaan tradisi Rontek Gugah Sahur. Pandu menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat luar daerah untuk datang dan menikmati suasana Ramadan di Pacitan.
“Kami bangga bahwa Rontek Gugah Sahur bukan hanya sekadar tradisi, tetapi juga telah berkembang menjadi daya tarik wisata budaya yang khas dan unik,” tambahnya.
Selain sebagai ajang budaya, Rontek Gugah Sahur juga berfungsi sebagai wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas mereka. Dengan berbagai inovasi yang ditampilkan setiap tahun, acara ini semakin memperkaya seni dan budaya Pacitan.
Keberagaman alat musik tradisional yang digunakan dalam pertunjukan, dikombinasikan dengan kostum khas serta semangat para peserta, menjadikan Rontek Gugah Sahur sebagai salah satu budaya yang paling dinantikan selama Ramadan.
Pandu juga menegaskan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga ketertiban dan keamanan selama berlangsungnya acara.
“Kami mengapresiasi kedisiplinan dan antusiasme masyarakat yang turut serta menjaga jalannya acara ini dengan baik. Ini adalah bukti bahwa kita semua memiliki rasa memiliki terhadap tradisi ini,” ungkapnya.
Dengan suksesnya penyelenggaraan Rontek Gugah Sahur tahun ini, diharapkan tradisi ini dapat terus berlangsung dan berkembang di tahun-tahun mendatang.
Pemerintah Kabupaten Pacitan berkomitmen untuk terus mendukung dan melestarikan tradisi ini agar tetap menjadi kebanggaan masyarakat Pacitan serta menarik lebih banyak wisatawan di masa depan.
Sebagai penutup, Pandu mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara ini.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Pacitan, para peserta, aparat keamanan, serta semua pihak yang telah bekerja keras di penghujung ramadan 1446 hijriah. Semoga tahun depan kita dapat kembali merayakan Rontek Gugah Sahur di dengan semangat yang lebih besar dan kemeriahan yang lebih luar biasa,” pungkasnya.(ttk)
105 total views, 7 views today