Diduga Dipicu Rebutan Solar, Keributan Pecah di SPBU 64.743.04 Samuda Kotim
indopers.net | Kotim (Kalteng) – Suasana di SPBU 64.743.04 Samuda, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mendadak mencekam pada Rabu (6/5/2026) siang.
Kericuhan meledak di tengah antrean pengisian bahan bakar yang diduga melibatkan sejumlah oknum pelangsir.
Kronologi Kejadian
Insiden ini terekam jelas dalam sebuah video amatir berdurasi 1 menit 1 detik yang kini viral di berbagai platform media sosial. Dalam rekaman tersebut, terlihat sekelompok pria terlibat adu mulut hebat yang dengan cepat eskalasi menjadi aksi saling dorong dan baku hantam tepat di area pengisian BBM.

Penyebab utama keributan diduga kuat berawal dari perselisihan pembagian jatah solar. Situasi yang kian memanas membuat warga di sekitar lokasi merasa terancam. Terdengar suara perekam video yang mencoba memperingatkan para pelaku agar tidak membuat keributan di area objek vital tersebut.
“Kalau mau berkelahi, jangan di sini!” teriak salah satu orang dalam video tersebut, menggambarkan kondisi lapangan yang sudah tidak terkendali.
Aksi Menantang Oknum di Lokasi
Selain aksi fisik, video tersebut juga menangkap momen provokatif dari oknum yang terlibat. Seorang pria mengenakan singlet hitam, didampingi pria berbaju hitam bertubuh gemuk, terdengar melontarkan tantangan kepada awak media yang mungkin berada di lokasi atau sebagai bentuk gertakan.
“Tidak takut sama wartawan, wartawan kah?” ucap pria tersebut dengan nada lantang dan menantang.
Dampak Terhadap Masyarakat Umum
Meski dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, peristiwa tersebut memicu keresahan warga. Dominasi aktivitas pelangsir di SPBU 64.743.04 Samuda dinilai sangat mengganggu masyarakat umum yang ingin mendapatkan BBM secara legal dan tertib.
Beberapa poin utama yang menjadi sorotan warga:
Keamanan: Risiko kebakaran atau ledakan akibat perkelahian di area pengisian bahan bakar.
Ketertiban: Antrean panjang yang didominasi pelangsir menutup akses masyarakat umum.
Penegakan Hukum: Perlunya pengawasan ketat terhadap distribusi BBM bersubsidi agar tepat sasaran.
Menunggu Tindakan Aparat
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polsek Jaya Karya Samuda mengenai penanganan maupun identitas oknum yang terlibat dalam perkelahian tersebut.
Masyarakat berharap aparat penegak hukum segera turun tangan untuk menertibkan praktik pelangsiran yang kian meresahkan, guna menjamin ketertiban dan keamanan di fasilitas publik seperti SPBU 64.743.04.
(Umar k/If)
1,338 total views, 19 views today






