Wabup Lom Lom Suwondo SS “Peran Seorang Ibu Penentu Masa Depan Bangsa”
indopers.net l Deli Serdang [Sumut] – Peran ibu sangat penting karena ia adalah pilar utama dalam keluarga, membentuk karakter anak sebagai guru pertama, pendidik, pengasuh, dan penyedia kasih sayang, menciptakan lingkungan aman dan nyaman, serta mengurus kebutuhan fisik dan emosional keluarga, menjadikannya fondasi bagi tumbuh kembang anak dan peradaban bangsa. Ibu adalah manajer rumah tangga, penentu gizi, hingga pelindung yang mengajarkan nilai moral, disiplin, dan ketahanan, yang dampaknya terasa seumur hidup
“Satu tetes air susu seorang ibu, mampu menghadirkan generasi tangguh, namun satu tetes air mata seorang ibu, juga mampu menggetarkan dunia ini, untuk itu peran seorang ibu sangat penting sekali, baik itu untuk kesuksesan dalam rumah tangga sendiri serta untuk kesuksesan sebuah bangsa.
Kami tahu bagaimana perjuangan ibu-ibu Al Haura. Karena itu, kami ingin menegaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang akan selalu bersama Al Haura,” tegas Wakil Bupati (Wabup) Deli Serdang, Lom Lom Suwondo SS, bersama Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga TP PKK Deli Serdang, Ny Asniar Lom Lom Suwondo, pada Milad ke-IV Majelis Taklim dan Zikir Al Haura Sumatera Utara dan Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Diponegoro, No.30, Medan, Sabtu (17/1/2026).
Wabup berharap Al Haura terus mengakar dan menyebar, menjadi pegangan dan penguat bagi kaum muslimah dalam berjuang di jalan kebaikan.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Sumatera Utara, Abu Kosim SSos MAP menyampaikan, majelis taklim bukan sekadar tempat belajar agama, tetapi juga ruang menenangkan jiwa, wadah memperbaiki akhlak, dan pilar pembentukan karakter umat.
Disampaikan juga peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW mengandung pesan mendalam tentang pentingnya salat, hubungan manusia dengan Allah SWT, serta tanggung jawab moral dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
“Di tengah tantangan derasnya arus informasi, dan perubahan sosial yang cepat, nilai-nilai Isra Mi’raj mengingatkan kita kemajuan sejati harus berjalan seiring dengan keimanan, akhlak, dan keteladanan,” lanjutnya.
Dia berharap Majelis Taklim dan Zikir Al Haura terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan berakhlak mulia, serta turut berkontribusi dalam mewujudkan Sumatera Utara yang unggul, maju, dan berkelanjutan.
Sebelumnya, Ketua Majelis Taklim dan Zikir Al Haura, Ernawati Sitepu mengatakan, Milad ke-IV kali ini mengusung tema, “Inovatif dan Progresif untuk Indonesia Maju”.
Tema tersebut menjadi pengingat, majelis taklim tidak hanya berperan dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga harus mampu menjadi agen perubahan positif bagi umat, masyarakat, dan bangsa.
“Al Haura berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas umat melalui berbagai program pendidikan, dakwah, sosial, dan pemberdayaan perempuan, serta menanamkan nilai-nilai Islam yang Rahmatan lil Alamin. ” Imbuhnya.
Ernawati Sitepu juga menegaskan pentingnya peran kaum ibu untuk tidak apatis terhadap persoalan sosial dan kebangsaan, termasuk dalam memberikan masukan dan kritik yang membangun kepada pemerintah.
Kami siap menjadi mitra strategis pemerintah, mendukung program-program pembangunan, sekaligus menjadi pengingat dan penasihat yang baik demi kemaslahatan umat dan bangsa,” katanya ‘Pungkas Ernawati Sitepu. (Jhon Tobing)
37 total views, 37 views today






