Ketua YGBI DPW Sumatera Selatan, Nathan: Dua Tahun Prabowo-Gibran Harus Menjadi Momentum Memperkuat Keberpihakan kepada Rakyat

Ketua YGBI DPW Sumatera Selatan,    Nathan: Dua Tahun Prabowo-Gibran Harus Menjadi Momentum Memperkuat Keberpihakan kepada Rakyat

indopers.net | SUMSEL – Ketua Masyarakat Pendukung Gibran (MPG) sekaligus Ketua Yayasan Gigih & Berani Indonesia (YGBI) DPW Sumatera Selatan, Nathan, menyampaikan apresiasi atas dua tahun perjalanan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang genap pada 20 Oktober 2026 ini.

Menurut Nathan, dua tahun pertama merupakan fase penting dalam membangun fondasi pemerintahan sekaligus mewujudkan berbagai program prioritas yang manfaatnya harus benar-benar dirasakan masyarakat.

“Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran merupakan perjalanan yang patut kita apresiasi. Kita melihat adanya keberanian pemerintah dalam mengambil kebijakan strategis, memperkuat ketahanan pangan dan energi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta menghadirkan berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” ujar Nathan.

Ia menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu program strategis yang memiliki dampak jangka panjang terhadap pembangunan sumber daya manusia Indonesia. Pemerintah melaporkan hingga 31 Agustus 2026 program tersebut telah menjangkau 56,99 juta penerima manfaat.

“MBG bukan sekadar persoalan memberikan makanan kepada masyarakat. Ini adalah investasi negara terhadap generasi bangsa. Karena itu, kami berharap program ini terus diperbaiki dari sisi kualitas makanan, ketepatan sasaran, pemerataan penerima manfaat, transparansi, hingga pengawasan di daerah,” tegasnya.

Nathan juga mengapresiasi perhatian pemerintah terhadap sektor pertanian dan swasembada pangan. Menurutnya, keberhasilan pembangunan nasional tidak dapat dipisahkan dari kesejahteraan petani, nelayan, pelaku UMKM, serta masyarakat di wilayah pedesaan.

“Ketahanan pangan harus dibangun dari bawah. Petani harus mendapatkan kepastian produksi, pupuk, benih, alat dan mesin pertanian, infrastruktur irigasi, akses pasar serta harga hasil panen yang memberikan keuntungan yang layak. Jangan sampai kita berbicara tentang swasembada pangan, tetapi masih ada petani yang kesulitan meningkatkan produksi dan memasarkan hasil pertaniannya,” katanya.

Nathan menegaskan pada Selasa (20/10/2026), dukungan terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran bukan berarti menutup mata terhadap berbagai persoalan yang masih terjadi di lapangan.

“Bagi kami, mendukung pemerintah bukan berarti harus diam terhadap kekurangan. Justru dukungan yang sehat adalah memberikan apresiasi terhadap keberhasilan sekaligus menyampaikan kritik dan masukan ketika ada kebijakan yang belum berjalan maksimal. Pemerintah harus terbuka terhadap suara masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap memasuki tahun ketiga pemerintahan, koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, organisasi masyarakat, pemuda dan seluruh elemen masyarakat semakin diperkuat.

“Presiden dan Wakil Presiden tidak mungkin bekerja sendirian. Keberhasilan pembangunan membutuhkan kolaborasi seluruh komponen bangsa. Pemerintah pusat membuat kebijakan, pemerintah daerah melaksanakan, sementara masyarakat ikut mengawal dan memberikan masukan,” jelas Nathan.

Lebih lanjut, Nathan berharap pemerintahan Prabowo-Gibran semakin memperkuat agenda pemerataan pembangunan hingga ke daerah, khususnya kawasan pedesaan dan daerah penghasil sumber daya alam.

“Kami berharap pembangunan tidak hanya terlihat di pusat-pusat kota, tetapi juga benar-benar dirasakan masyarakat di desa-desa. Infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pangan, lapangan kerja, pemberdayaan ekonomi masyarakat dan perlindungan sosial harus terus diperkuat,” katanya.

Nathan juga menyampaikan bahwa dua tahun pemerintahan harus menjadi bahan evaluasi bersama untuk memasuki tiga tahun berikutnya.

“Dua tahun pertama adalah fondasi. Tiga tahun berikutnya harus menjadi fase percepatan. Kalau fondasinya sudah kuat, maka pembangunan harus semakin cepat, tepat sasaran dan memberikan hasil nyata bagi rakyat,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Nathan mengajak seluruh masyarakat Sumatera Selatan dan Indonesia untuk menjaga persatuan serta memberikan kesempatan kepada pemerintah untuk menyelesaikan agenda pembangunan nasional.

“Kita ingin Indonesia semakin kuat, mandiri, berdaulat dan sejahtera. Mari kita kawal pemerintahan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran dengan semangat persatuan. Apresiasi yang baik kita berikan, kritik yang konstruktif kita sampaikan, dan setiap kebijakan yang berpihak kepada rakyat harus kita dukung bersama,” pungkas Nathan.

“Selamat dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Terus bekerja, terus berbenah, dan terus hadir untuk rakyat. Indonesia maju harus dibangun dengan kerja nyata, keberanian dan keberpihakan kepada masyarakat.” (Tnd)

 30 total views,  30 views today

indopers.net

Menyampaikan Kebenaran Yang Jujur Untuk Keadilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!