Sinergi Cegah Karhutla dan Kekeringan, Kapolres Kotim Tegaskan Kesiapan Personel dan Sanksi Tegas
indopers.net | Sampit (Kalteng) – Kapolres Kotawaringin Timur (Kotim), AKBP Resky Maulana Zulkarnain, S.H., S.I.K., M.H., menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta Bencana Kekeringan yang digelar di Aula Rumah Jabatan Bupati Kotawaringin Timur pada Rabu (29/7/2026) sore.
Rakor yang dipimpin langsung oleh Bupati Kotawaringin Timur, H. Halikinnor, S.H., M.M., ini menjadi wadah penguatan komitmen bersama antara unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi vertikal, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan stakeholder terkait dalam mengantisipasi ancaman bencana musim kemarau di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur.
Siapkan Personel dan Dorong Upaya Pencegahan
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Kotim menegaskan komitmen penuh jajarannya untuk mendukung langkah strategis pemerintah daerah dalam penanggulangan karhutla maupun dampak kekeringan.



“Polres Kotawaringin Timur siap bersinergi dengan pemerintah daerah, TNI, BPBD, Manggala Agni, serta seluruh stakeholder terkait dalam mengantisipasi dan menangani potensi kebakaran hutan dan lahan maupun bencana kekeringan,” ujar AKBP Resky Maulana Zulkarnain.
Ia menambahkan bahwa Polres Kotim siap menerjunkan personel ke lapangan untuk aksi pemadaman cepat guna mencegah meluasnya area yang terbakar. Kendati demikian, ia menyoroti bahwa pola pencegahan tetap harus menjadi prioritas utama.
“Upaya pencegahan harus menjadi prioritas melalui koordinasi yang baik, patroli terpadu, edukasi kepada masyarakat, serta penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan,” tegasnya.
Komitmen Bersama Menjaga Wilayah Kotim
Melalui rapat koordinasi ini, seluruh pihak sepakat untuk menyatukan langkah dalam:
Meningkatkan kesiapsiagaan peralatan dan personel pemadam.
Mengoptimalkan patroli terpadu di titik-titik rawan karhutla.
Memperkuat mitigasi bencana agar dampak kekeringan dan asap dapat diminimalisasi secara maksimal.
Diharapkan dengan sinergi yang solid lintas sektor ini, wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur dapat terhindar dari krisis karhutla serta kenyamanan dan keselamatan masyarakat tetap terjaga sepanjang musim kemarau.
(Umar k/Hms)
295 total views, 59 views today






