Tim Gugus Tugas Kecamatan Camplong Sampang-Madura Bubarkan Hiburan Hadrah Di Resepsi Pernikahan

Tim Gugus Tugas Kecamatan Camplong Sampang-Madura Bubarkan Hiburan Hadrah Di Resepsi Pernikahan

indopers.net, Sampang

Beredar informasi di masyarakat bahwa Tim gugus tugas Covid-19 kecamatan Camplong Sampang Madura membubarkan acara resepsi pernikahan dengan hiburan Hadrah yang di gelar di desa Dharma Camplong Kecamatan Camplong. 21/7/2021

Kejadian tersebut di benarkan oleh Camat Kecamatan Camplong Saffak, ia menjelaskan bahwa pihaknya sudah bertindak sesuai intruksi Presiden dan Surat Edaran dari Bupati Sampang.

“sesuai dg instruksi presiden dan SE Bupati bahwa sekarang kita menetapkan PPKM darurat disitu diatur kita untuk meminimalisir adanya kerumunan massa..termasuk juga kegiatan manten, maka untuk antisipasi hal tersebut memang semua kegiatan manten kami larang untuk adanya hiburan, semua bentuk hiburan yg membuat kerumunan..baik itu orkes, gambus dsb…tp untuk kegiatan mantennya disilahkan tetapi tetap menatuhi prokes kesehatan dan d batasi sesuai aturan ppkm darurat,” Tegas Saffak

Pihaknya juga mengatakan bahwa ia melangkah berdasarkan laporan warga yang di tindaklanjuti langsung ke lokasi.

“Berdasarkan informasi dari masyarakat, kami tindaklanjuti ke kepala desa setempat,” Tambah Camat Camplong

Tidak hanya itu, pihaknya juga memohon informasi apabila ada hajatan yang diperkirakan akan menimbulkan kerumunan untuk segera di laporkan kepada tim gugus tugas.

“mohon bantuan informasi apabila ada kegiatan yg bersifat kerumunan di wilayah kami, terimakasih, mas.” Kata Saffak

Sementara Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Pemuda Peduli Desa (PAPEDA) Badrus Sholeh Ruddin SH sangat mendukung langkah yang di lakukan oleh tim gugus tugas Kecamatan Camplong

“Saya harap semua pihak patuh dan tunduk terhadap kebijakan Bapak Presiden RI Joko Widodo, dalam aturan PPKM yang telah dirumuskan bahwa melarang kegiatan Seni/budaya/olahraga yang yang menimbulkan keramaian serta dan kegiatan manten yang maksimal paling banyak dihadiri 30 orang dengan prokes yang sangat ketat,” kata Badrus

Tapi tidak hanya itu, Badrus juga berharap agar tidak ada tebang pilih dalam memberi tindakan terhadap pelanggar aturan PPKM Darurat.

“Semoga para petugas PPKM Sampang tidak pandang bulu dalam melakukan tindakan kepada masyarakat, apabila ada hiburan seni mantenan yang di bubarkan, maka semua di tempat lainnya juga di harus di bubarkan.” Tegas Badrus

(Man)

 424 total views,  1 views today

indopers.net

indopers.net

Menyampaikan Kebenaran Yang Jujur Untuk Keadilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: