Kuasa Hukum Terdakwa Siful Dan Sugeng Akan Laporkan Polsek Sokobanah Sampang – Madura Ke Propam

Kuasa Hukum Terdakwa Siful Dan Sugeng Akan Laporkan Polsek Sokobanah Sampang – Madura Ke Propam

indopers.net, Sampang

Sidang lanjutan kasus narkoba yang mejerat Sugeng dan saiful kembali di gelar Pengadilan Negri Sampang, dengan agenda pemeriksaan saksi yang meringankan terdakwa, namun fakta persidangan mengungkap fakta lain, dimana kapolsek sokobanah diduga telah menghilangkan Barang Bukti.

Setelah di minggu lalu kuasa hukum juga mendatangkan istri terdakwa untuk memberikan keterangan di persidangan, hari ini kamis 24/6/2021 giliran saksi bernama Sukandar yang memberi persaksian agar dapat meringankan kepada kedua terdakwa.

Abdul azis selaku kuasa hukum terdakwa menyampaikan kepada awak media bahwa ada hal yang menarik yang di sampaikan oleh para saksi.

“Kami datangkan dan kami hadirkan didepan persidangan, mereka adalah istri para terdakwa dan Sukandar yang masih keluarga salah satu terdakwa. Saksi tersebut menerangkan terkait proses pengeledahan rumah dan penyitaan barang bukti yang dilakukan oleh pihak kepolisian, dimana dalam hal ini pihak kepolisian telah melanggar Pasal 33, Pasal 34 dan pasal 38 KUHAP,” ungkap azis.

Saat di singgung langkah yang akan dilakukan oleh kuasa hukum, pihaknya mengatakan bahwa ia akan melaporkan pihak polsek sokobanah kepada Propam

“Iya mas, perihal ini akan kita laporkan kepada Propam, biar Propam tau kalo ada oknum kepolisian yang telah berbuat sewenang-wenang seperti ini di bawah, biar nanti propam yg peroses mereka. Kita hanya melaporkan saja dan mengawal laporan itu. Karna kita mau menggugat di praperadilan sudah telat mas, cobak kita tau ini dari awal sudah pasti kita praperadilkan mereka. Karena kita baru tau ini setelah jauh proses pemeriksaan persidangan sedang berjalan. Jadi yang bisa kita lakukan hanya melaporkan ke propam Biar nanti propam yg akan memproses,” imbuh Abdul Azis

Abdul aziz juga menambahkan “bahwa semua itu ada mekanismenya mas, serta tata caranya, akibatnya seperti ini mas, pihak kluarga terdakwa merasa di rugikan dengan pengeledahan dan penyitaan yang dilakukan oleh pihak kepolisian ketika sudah tidak sesuai dengan KUHAP.
Alhasil sejumlah barang berharga seperti permata, Emas, cincin batu akik, uang 68 juta raib,” pungkasnya

Sementara Kapolsek sokobanah saat di konfirmasi mempersilahkan jika pihak keluarga ataupun kuasa hukum ingin melaporkan ke Propam.

“Jika mau ke Propam silahkan, kan sudah ada mekanismenya.” Ucapnya.

(Man)

 683 total views,  1 views today

indopers.net

indopers.net

Menyampaikan Kebenaran Yang Jujur Untuk Keadilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!