Dinilai Lembek Atasi Masalah BPNT dan PKH, PAPEDA Datangi Dinsos Sampang

Dinilai Lembek Atasi Masalah BPNT dan PKH, PAPEDA Datangi Dinsos Sampang

indopers.net, Sampang

Sehubungan dengan tersendatnya penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH) yang mengakibatkan polemik ditengah masyarakat. mulai dari lambatnya penyaluran dan terblokirnya kartu Penerima Manfaat (KPM) serta tidak adanya sosialisasi dari pihak terkait

Hal tersebut direspon langsung oleh Lembaga Pemuda Peduli Desa (PAPEDA) Kabupaten Sampang dan mendatangi langsung kantor menemui Kepala Dinas Sosial (Kadinsos), Rabu 19 05 2021, guna mengklarifikasi mengenai Sosialisai, dan sejauh mana hasil dari perbaikan data ganda dan saldo nol.

Menanggapi apa yang di sampaikan dan beberapa kritikan dari Lembaga PAPEDA, Plt Kepala Dinas Sosial (Fadeli) menyampaikan pertama mengapresiasi kepada pihak yg berperan sebagai fungsi kontrol dari masyarakat khusunya kepada Lembaga PAPEDA yang telah membantu kelancaran program yang bermuara dari Kemensos RI, mengenai data ganda hingga saat ini kami Dinsos Sampang masih melakukan perbaikan,

“Mengenai saldo 0 KPM, apabila ini terjadi kami laporkan ulang kepada Kemensos agar segera dicairkan. Dan pihaknya juga memberikan keterangan mengenai Sosialisasi kami tidak lakukan ini karena kami sudah meneruskan surat edaran dari Kemensos RI mengenai kendala kepada TKSK kecamatan dan saya anggap itu adalah bagian sosialisasi ” ucapnya Fadeli

Sementara itu Ketua Pemuda Peduli Desa (PAPEDA) Badrus Sholeh Ruddin. SH mengatakan bahwa Dinsos jangan lembek urus perbaikan data dan sosialisasi terhadap masyarakat.

“Dinsos jangan lembek urus perbaikan data dan sosialisasi tentang surat edaran Kementrian Sosial mengenai keterlambatan distribusi saldo ke rek KPM maupun mengenai problem lainnya, karena kalau problem yang bermuara di Kemensos ini tidak disampaikan kepada KPM dalam artian Dinsos tidak memberikan edukasi dan sosialisasi kepada KPM maka kami anggap Dinsos telah bertentangan dengan Pasal 14 s/d 18 Permensos No.20 th 2019,” Tegas Badrus

Ia juga menyesali perihal kurang aktifnya pihak dinsos untuk selalu berkomunikasi dengan kemensos

“Tentang permasalahan data ganda dan saldo nol saya kira bisa segera diatasi dan dilakukan percepatan perbaikan kalau saja pihak Dinsos gencar lakukan komunikasi gerak cepat dengan pihak Kemensos RI, tapi kami liat tidak ada tanda-tanda kerja cepat yang dilakukan pihak Dinsos,” Kata Badrus

Lanjut Badrus menjelaskan bahwa dengan adanya kejadian tersebut ia mendesak Dinsos Sampang untuk menekan pihak terkait, seperti operator desa mengenai perbaikan data serta TKSK BPNT dan e-Warung mengenai sosialisasi dan mengenai keterlambatan saldo KPM Serta mendorong kepada pihak Dinsos untuk terus melakukan komunikasi kerja cepat dalam perbaikan kendala-kendala yang terjadi.

(Man)

 854 total views,  1 views today

indopers.net

indopers.net

Menyampaikan Kebenaran Yang Jujur Untuk Keadilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!