Beredar Vidio Seorang Tokoh Masyarakat di Sampang Menjadi Korban Carok

Beredar Vidio Seorang Tokoh Masyarakat di Sampang Menjadi Korban Carok

indopers.net, Sampang.

Media sosial dihebohkan dengan beredarnya video di grup grup whatsaap dan fb, vidio pendek tersebut diduga tentang pembunuhan (Carok), TKP diwilayah Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura Jawa Timur.

Video yang berdurasi sekitar 23 detik itu mulai beredar dan viral di sejumlah Group WhatsApp, tampak jelas dalam video itu sosok pria berbaju putih biru dan memakai celana hitam tergeletak di pinggir jalan, bersimbah darah dengan luka bacok yang cukup lebar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media indopers.net biro sampang, korban pembunuhan terjadi di Desa Paopale Laok, dan informasi sementara yang didapat dari warga sekitar, korban adalah seorang tokoh masyarakat di Desa setempat. ber inisial S korban warga Desa Paopale Laok tewas dibunuh,” ujar R warga setempat Saat memberikan keterangannya ke bang khoiron indopers.net kamis, (15/04/2021).

Disampaikan juga pada awak media indopers.net, S merupakan tokoh masyarakat di Desa setempat, dan merupakan saudara dari pejabat Desa Paopale Laok, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang.
“Kalau tidak salah, korban itu adalah kakak dari Kepala Desa Paopale Laok, Tokoh Masyarakat disana.

Menurut Saksi warga masyarakat yang tidak mau disebut namanya, kejadian terjadi sekitar jam 12:30 WIB siang tadi, “imbuhnya.

Ditanya mengenai informasi motor yang dipakai korban kejadian pembunuhan itu ia mengaku juga tidak tahu. Untuk motifnya pun saya juga tidak tahu,” tutupnya.

Sementara hingga berita ini diturunkan pihak Kepolisian Polres Sampang belum ada yang bisa dikonfirmasi. Beberapa kali awak media indopers.net menghubungi melalui telepon selulernya, belum ada jawaban yang dapat diterima dari pihak kepolisian setempat.

(khoiron)

 2,000 total views,  2 views today

indopers.net

indopers.net

Menyampaikan Kebenaran Yang Jujur Untuk Keadilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!