Hadapi Radikalisme Dan Kelompok Teroris, Wapemred indopers.net Ajak Perkokoh Ideologi Bangsa.

indopers.net, Surabaya

Wakil Pemimpin Redaksi Media indopers.net Purnomo SH, menegaskan tidak ada toleransi bagi pelaku atau dalang aksi keji teroris di Negara Indonesia ini, Menurutnya, kesekian kalinya atribut agama ‘dikorbankan’ sebagai alat justifikasi terorisme, padahal tidak ada satupun agama di dunia ini yang mendukung aksi terorisme.

“Saya tegaskan kembali, peristiwa di Bom bunuh diri di geraja katredal Makassar beberapa hari lalu bukan konflik antaragama atau antarsuku. Itu adalah murni tindakan kriminal terorisme yang harus kita lawan dan hadapi bersama. Dan saat ini menurut saya, lahirnya tindakan teror sebagai buah radikalisme tersebut semakin menguatkan urgensi pentingnya membangun narasi kebangsaan secara masif dan menyentuh ke berbagai kelompok masyarakat. Terutama untuk membangun kesadaran kolektif sebagai satu bangsa yang menghormati kebhinekaan,” ujar Purnomo dalam keterangannya, Jumat (2/4/2021).

Pur panggilan akrab nya sehari hari, menjelaskan harus disadari bersama membangun narasi kebangsaan bukanlah pekerjaan instan, melainkan diwujudkan melalui proses berkesinambungan. Mengingat potensi ancaman terhadap wawasan kebangsaan yang meliputi ideologi jati diri bangsa, kebhinekaan, dan NKRI akan selalu ada seiring laju zaman.

“Potensi ancaman terhadap wawasan kebangsaan tersebut dapat hadir dalam beragam fenomena. Antara lain berkembangnya sikap intoleransi dalam kehidupan beragama, tumbuhnya radikalisme dan terorisme, serta degradasi moral generasi muda bangsa,” pungkas nya.

Purnomo yang juga menjabat Sekretaris DPD PWRI Jawa Timur ini menerangkan di tengah himpitan beragam persoalan yang dihadapi di masa pandemi COVID-19, dan dengan semakin derasnya arus globalisasi yang menawarkan gaya hidup serta berbagai paham yang tidak selaras dengan jati diri ke-Indonesiaan, muncul kekhawatiran semangat kebangsaan akan semakin memudar dan terpinggirkan oleh nilai-nilai asing.

Ditambah perkembangan teknologi dan kemajuan zaman, membuat ancaman ideologis yang dihadapi semakin kompleks. Sehingga penting bagi semua pihak untuk membangun benteng ideologi.

“Di sinilah peran sentral dari keberadaan organisasi kemasyarakatan, Media Massa, TNI dan POLRI sebagai elemen penting dalam membangun benteng ideologi melalui pembangunan wawasan kebangsaan,” tandas Purnomo tegas.

Purnomo ini menambahkan selaras dengan pembangunan wawasan kebangsaan tersebut, MPR RI senantiasa konsisten melaksanakan pembangunan karakter bangsa melalui pemasyarakatan Empat Pilar MPR RI kepada seluruh elemen bangsa.

Empat Pilar MPR itu adalah Pancasila sebagai Dasar Negara, Landasan Ideologi, Falsafah, Etika moral serta alat pemersatu bangsa; Undang-Undang Dasar Negara Republik Tahun 1945 (UUD 45) sebagai landasan konstitusional; Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai konsensus kebangsaan yang harus kita junjung tinggi; serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semangat pemersatu dalam kemajemukkan bangsa.

“Saya sangat mengharapkan partisipasi dari segenap Rakyat di seluruh wilayah Nusantara, untuk menjadi duta-duta Empat Pilar MPR RI. Yakni dengan turut berperan aktif menyampaikan narasi kebangsaan dalam kerangka menumbuh kembangkan semangat nasionalisme dan membangun wawasan kebangsaan. Khususnya, kepada para generasi muda bangsa,” pungkas Purnomo.

(giru/pur)

 363 total views,  1 views today

indopers.net

indopers.net

Menyampaikan Kebenaran Yang Jujur Untuk Keadilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!