Kongres XXXI HMI di Surabaya Diwarnai Protes Ratusan Kader Yang Tak Bisa Masuk

Kongres XXXI HMI di Surabaya Diwarnai Protes Ratusan Kader Yang Tak Bisa Masuk

indopers.net, Surabaya

Kongres XXXI HMI di Surabaya diwarnai protes kader yang tak bisa masuk ke gedung Islamic Center, Jalan Raya Dukuh Kupang, tempat penyelenggaraan kongres, karena dihadang polisi, Sabtu (20/3/2021) malam.

Sekitar pukul 19.00 WIB ratusan kader HMI dari berbagai daerah baik dari Sulawesi, Sumatera dan daerah lainnya, datang dengan berjalan kaki bermaksud menuju ke Islamic Center untuk menghadiri kongres.

Mereka ini adalah bagian dari kurang lebih 1.300 orang kader HMI dari luar Pulau Jawa yang datang dengan KM Sinabung di Tanjung Perak Sabtu pagi. Meski sudah difasilitasi di beberapa titik, mereka tetap ke lokasi.

Pada akhirnya mereka tetap tidak bisa ke Islamic Center karena dihadang oleh polisi. Pada saat itulah para kader HMI ini menyampaikan protes. Situasi saat itu hampir saja ricuh.

Polisi berhasil memenangkan massa. Mereka bahkan sempat diberi nasi bungkus sebelum akhirnya difasilitasi bus diantar kembali ke tempat yang sudah disediakan oleh kepolisian.

Yusuf K Mariajeng Ketua HMI Cabang Makassar menyatakan ke awak media indopers.net yang sedang meliput acara kongres ini, aksi protes itu mereka lakukan untuk menuntut pola komunikasi yang lebih baik dari pihak panitia kongres XXXI HMI.

“Pada intinya, kedatangan kami ke sini ini adalah euforia kami terhadap Kongres HMI ini. Teman-teman dari wilayah Sulselbar (Sulawesi Selatan dan Barat) ini merasa memiliki HMI juga,” ujarnya.

Yusuf menyebutkan, kader HMI Makassar ada 350 orang yang datang ke Surabaya. Dia mengaku tidak bisa mencegah keinginan kawan-kawannya itu karena alasan untuk meramaikan kegiatan.

“Sekali lagi kami tidak ada niat untuk melanggar aturan yang sudah disepakati. Alhamdulillah tadi sudah ditemui Ketua Umum HMI dan panitia, kami hanya ingin kongres lancar sesuai AD/ART,” ujarnya.

Meski sebagian kader HMI ini sudah difasilitasi bus agar kembali ke tempat yang disediakan oleh polisi, masih ada sejumlah massa diduga kader HMI yang menunggu di trotoar Jalan Mayjend Sungkono.

Sekadar informasi, polisi menutup akses ke Jalan Dukuh Kupang dengan memasang water barier tepat di pertigaan TVRI ke arah lokasi kongres. Menurut warga, blokade ini sudah ada sejak sore.

Polisi mengantisipasi datangnya massa ini demi menghindari kerumunan massa dalam jumlah banyak yang berpotensi menimbulkan penularan Covid 19.

(fwaid/ khoiron)

 232 total views,  1 views today

indopers.net

indopers.net

Menyampaikan Kebenaran Yang Jujur Untuk Keadilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!