DUGAAN DOKUMEN “SK” YANG DIPALSUKAN OLEH OKNUM APARATUR DESA DAN PEGAWAI KECAMATAN, WARGA DESA SLATRI MELAPORKAN KE POLRES BREBES

DUGAAN DOKUMEN “SK” YANG DIPALSUKAN OLEH OKNUM APARATUR DESA DAN PEGAWAI KECAMATAN, WARGA DESA SLATRI MELAPORKAN KE POLRES BREBES

indopers.net, Brebes

Sikap aneh dan terkesan saling lempar ditampilkan dibidang pemerintahan Desa Slatri Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes,Oknum pejabat Desa ini saling lempar tanggung jawab terkait adanya dugaan pemalsuan surat keputusan ( SK ) perangkat Desa Slatri yang berinisial AM.

Forum masyarakat Peduli Slatri dan Aktivis Penggiat Anti  Korupsi hari Senin 15 maret 2021 melaporkan dugaan surat keputusan ( SK ). yang di palsukan ke Polres Brebes, yang dilakukan oleh oknum pejabat Kecamatan dan Oknum pejabat Aparatur Desa Slatri,

Ahmad Sugiarto selaku Aktifis Penggiat Anti korupsi dengan tegas mengatakan bahwasanya masalah SK perangkat Desa merupakan kewenangan bidang pemerintahan selaku yang menjalankan fungsi pembinaanya ” jelas singkat.

” Bahwa Oknum pejabat Kecamatan Larangan dan Oknum pejabat Aparatur Desa Slatri sempat terkesan menghindar saat di konfirmasi masalah tersebut, sehingga tidak banyak yang bisa didapat informasinya’ selalu bnyak alasan dan tidak bisa lama-lama karena hari ini sibuk sekali ” jelasnya.

Berdasarkan informasi yang di terima dari masyarakat dengan adanya dugaan surat keputusan ( SK ), yang dipalsukan oleh Oknum Aparatur pejabat Desa Slatri dan oknum pejabat Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes dugaan pemalsuan surat keputusan atau Dokumen, timbul polemik dugaan dokumen palsu,” jelasnya. Sugiarto mengungkapkan Oknum pejabat Kecamatan serta Kades Slatri juga diduga menyalah gunakan kewenangan karena melakukan tindakan atau perbuatan tidak sesuai tugas dan tanggung jawabnya ia diduga melanggar Undang-undang pasal 263KUP pidana,imbuhnya.

” Ditambahkan Ahmad muzaki dan Akmad Sugiarto untuk menjatuhkan sansi harus dari penegak hukum yang berwenang’ dan penegak hukum tersebut adalah kepolisian dibanyak kasus memang ada yang ” dituangkan” di surat keputusan ( SK ), kaitan sangsi itu harus diteliti dulu ada unsur kesengajaan atau tidak yang jelas ada unsur disengaja” paparnya.

Laporan FMPS ke Polres Brebes diterima oleh penyidik PPA, benar ada Furum masyarakat Peduli Slatri, melaporkan dan membawa berkas-berkas yang diajukan leporan ke penyidik memang bnyak kasus terjadi seperti ini ,terkadang di SK memang ada pasal yang menyebutkan bila ada yang salah dapat ditinjau ulang” Ungkapnya.

Aktifis Penggiat Anti Korupsi yang dihubungi oleh awak media di kantornya ia mengatakan berdasarkan dugaan pemalsuan SK yang dilakukan oleh oknum Aparatur Desa Slatri dengan jabatan Kadus yang berinisial AM, berdasarkan informasi yang diperoleh awak media nama tersebut pada masa pengangkatan disengaja dan memberikan SK, yang diberikan oleh saudara AM,sedangkan sodara AM menerima salinan kutipan SK” ungkapnya.

Aktifis menanggapi hal tersebut Akmad Sugiarto selaku Aktifis Penggiat Anti Korupsi berpendapat bahwa secara yuridis hal seperti itu tidak dibenarkan, kami berpendapat bahwa bukti tersebut sudah bisa menjadi buat bukti awal bagi pihak aparat penegak hukum untuk melakukan penyelidikan,maka FMPS dan Aktifis Penggiat Anti Korupsi dalam waktu dekat akan melaporkan kembali dugaan surat keputisan ( SK ) kepenegak hukum yang lebih tinggi,”tutupnya Red.

(Jr).

 820 total views,  1 views today

indopers.net

indopers.net

Menyampaikan Kebenaran Yang Jujur Untuk Keadilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!