Evakuasi Pascabanjir, Arus Lalu Lintas di Sekitar Kepulungan Pasuruan Pagi Ini Mungkin Ditutup Sementara

indopers.net, Pasuruan

AKP Pujianto Kanit Lantas Polsek Gempol mengatakan, Kamis (4/2/2021) pagi ini di Jalan Kepulungan baik yang mengarah ke Surabaya maupun Malang mungkin ditutup sementara, untuk mengevakuasi bambu yang nyantol di bawah jembatan.

“Kejadian banjir yang melanda Jembatan Kepulungan semalam akibat tersumbat bambu yang jebol dari arah selatan yang mengakibatkan air tidak bisa melintas di bawah jembatan, akhirnya air menyeberang di jalan arah ke Timur. Rencananya pagi ini pada pukul 07.30 WIB akan mengevakuasi bambu yang dimaksud,” kata AKP Pujianto saat di konfirmasi awak media indopers.net.

Alat berat akan dikerahkan untuk mengevakuasi bambu tersebut dan menutup sebentar jalur baik yang dari Malang atau Surabaya. Posisi bambu yang menyangkut berada di sisi Jembatan mengarah dari Malang ke Surabaya atau jalur sebelah Barat.

Namun kata AKP Pujianto penutupan ini akan melihat situasi di lapangan. Kendaraan roda 2 diperkirakan masih dapat melintas namun perlahan. Sedangkan untuk roda empat, bila alat berat bisa masuk ke jembatan agak ke Barat diperkirakan juga dapat melintas perlahan.

Pihaknya sudah mengerahkan anggotanya untuk pengambilan bambu sekaligus pembersihan lumpur dan sampah pasca banjir pagi ini.

Seperti diketahui, banjir yang terjadi di Desa Kepulungan, Gempol, Kabupaten Pasuruan pada Rabu (3/2/2021) petang, telah merobohkan lima rumah dan dua orang warga hingga saat ini masih belum ditemukan. Melihat kondisi rumah yang hancur, diduga dua warga tersebut hanyut atau tertimbun bangunan.

Menurut keterangan warga sekitar, hujan mengguyur wilayah tersebut sejak Rabu sore. Lalu air sungai mulai meluap sekitar pukul 18.10 WIB. Ditambah sampah yang dibawa air sungai membuat sampah tersangkut di Jembatan Biru. (Marno)

 330 total views,  1 views today

indopers.net

indopers.net

Menyampaikan Kebenaran Yang Jujur Untuk Keadilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!