Banjir Kepulungan Pasuruan, Lima Rumah Roboh dan Dua Warga Hilang

Banjir Kepulungan Pasuruan, Lima Rumah Roboh dan Dua Warga Hilang

indopers.net, Pasuruan

Banjir yang terjadi di Desa Kepulungan, Gempol, Kabupaten Pasuruan pada Rabu (3/2/2021) petang, telah merobohkan lima rumah dan dua orang warga hingga saat ini masih belum ditemukan. Melihat kondisi rumah yang hancur, diduga dua warga tersebut hanyut atau tertimbun bangunan.

AKBP Rofik Ripto Himawan Kapolres Pasuruan Kabupaten mengatakan, banjir bandang ini merupakan banjir terparah sejak 40 tahun terakhir.

“Jadi begini, ini kejadian pertama selama 40-50 tahun terakhir,” kata AKBP Rofik kepada indopers.net, Rabu malam.

Menurut keterangan warga sekitar, hujan mengguyur wilayah tersebut sejak Rabu sore. Lalu air sungai mulai meluap sekitar pukul 18.10 WIB. Ditambah sampah yang dibawa air sungai membuat sampah tersangkut di Jembatan Biru.

“Jadi ketika sampah itu nyangkut di jembatan tidak bisa lewat, akhirnya mencari jalan, lalu meluap. Luapan air ini lah yang akhirnya menghantam beberapa rumah,” lanjutnya.

Tim SAR dan BPBD Kabupaten Pasuruan saat ini terus melakukan evakuasi dan upaya pencarian terhadap dua warga hilang tersebut.

Saat awak media indopers.net meliput semalaman, hujan masih mengguyur kawasan itu meski sudah mulai agak mereda.

Sedangkan jalur utama Surabaya – Malang dan arah sebaliknya, perlahan sudah kembali dibuka. Namun pengendara masih diimbau untuk berhati-hati karena masih ada sisa endapan lumpur di sekitar lokasi.

“Sementara sudah kita buka pelan-pelan karena endapan lumpur kita geser pakai alat berat. Dua arus sudah kita buka pelan-pelan, sudah dibersihkan. Tapi masih kita imbau pelan-pelan karena belum bersih 100 persen,” jelasnya. (Marno).

 288 total views,  1 views today

indopers.net

indopers.net

Menyampaikan Kebenaran Yang Jujur Untuk Keadilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!