Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Diperpanjang, Pemprov Jatim Masih Menunggu Instruksi Mendagri

indopers.net, Surabaya

Pemerintah Provinsi Jatim masih menunggu instruksi dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) terkait perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali.

Dokter Makhyan Jibril Al Farabi, Staf Khusus Rumpun Kuratif Satgas Covid-19 Jatim mengatakan, sejauh ini surat instruksi Mendagri tentang perpanjangan PPKM belum turun. Tapi kalau melihat dari situasi Covid-19 di Jatim belum turun maka akan dipertimbangkan untuk perpanjangan PPKM.

“Kalau melihat dari situasi Covid-19 yang belum turun ini ya akan dipertimbangkan untuk diperpanjang. Dalam proses,” ujar Jibril dihubungi awak media indopers.net, Kamis (21/1/2021).

Jibril mengungkapkan, sebanyak 7 daerah di Jatim masuk Zona Merah, 1 daerah Zona Kuning, dan 30 daerah Zona Orange.

“Tapi memang zona kuningnya juga ada. Jadi memang kan fluktuatif,” ujarnya.

Meskipun Bed Occupancy Rate (BOR) di Rumah Sakit rujukan Covid-19 Jatim mulai menurun, tapi belum mencapai target aman 60 persen. Maka potensi memperpanjang PPKM di Jatim masih berpeluang.

Sementara untuk ruang ICU masih fluktuatif di angka 71, 72, 73. Sedangkan ruang isolasi biasa mengalami penurunan.

“BOR ada penurunan. Awal PPKM 80 persen sekarang itu 73 persen. Tapi masih belum mencapai target. Targetnya kan 60 persen. Makanya ini dipertimbangkan PPKM untuk diperpanjang,” ujarnya.

Sekadar diketahui, Pemerintah Pusat memutuskan perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), untuk menekan angka penyebaran Covid-19 di wilayah Pulau Jawa dan Bali.

Kebijakan itu diputuskan dalam rapat kabinet terbatas yang berlangsung siang hari ini, Kamis (21/1/2021), di Istana Kepresidenan Jakarta.

Airlangga Hartarto Menteri Koordinator bidang Perekonomian dalam keterangan pers di Kantor Presiden Jakarta, mengatakan, perpanjangan PPKM mulai berlaku 26 Januari sampai 8 Februari 2021.

Berdasarkan hasil evaluasi di tujuh provinsi yang menerapkan PPKM mulai tanggal 11-25 Januari 2021, Airlangga bilang cuma dua provinsi yang berhasil menekan angka kasus Covid-19, yaitu Banten dan DI Yogyakarta. (Fwid)

 269 total views,  1 views today

indopers.net

indopers.net

Menyampaikan Kebenaran Yang Jujur Untuk Keadilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!