Virus Covid 19 Ancam Pelanggar Prokes di Acara Pelantikan Pengurus KONI Kabupaten Sampang

indopers.net, Sampang

Berawal dalam acara pelantikan pengurus KONI Kabupaten Sampang tersebut berlangsung seperti halnya pelantikan pengurus pada umumnya yang dihadiri oleh beberapa pejabat Kabupaten Sampang dan juga dihadiri oleh pejabat dari Pemerintahan Provinsi Jawa Timur. Dengan nuansa protokol kesehatan.

Namun yang menjadi sorotan para awak media dalam acara tersebut adalah tidak menerapkan protokol kesehatan, termasuk pada season berfoto bersama, berjejer rapat tidak menjaga jarak sebagaimana aturan protokol kesehatan yang dianjurkan Pemerintah Pusat.

Terpilihnya H.Abdul Wasik sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sampang, Pelantikannya dilaksanakan hasil Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) V, Periode 2020-2024, Namun Gelaran acara Pelantikan di Halaman Pendopo Agung Trunojoyo, Sampang (18/01/2021). Dianggap melanggar Protokol Kesehatan

Ketua Tim LSM GPN Rolis Sanjaya mengomentari dan menyoroti adanya kegiatan tersebut telah melanggar PROKES (protokol kesehatan), ” Miris sekali dan saya heran kepada para pemangku jabatan di Kabupaten Sampang, selagi gencar-gencarnya upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19, masyarakat dilarang melakukan kegiatan atau berkerumun dengan alasan apapun. Tapi malah mereka mengabaikan sendiri aturan yang mereka buat.”

Mestinya penyelanggara acara tahu diri sebagai contoh masyarakat bahwa Pandemi Covid19 telah berlangsung 9 bulan, maka kebiasaan baru di masyarakat pun telah lahir dan aturan wajib dipatuhi oleh setiap warga negara, yaitu Protokol Kesehatan dengan Jargon 3M dan tagar #ingatpesanibu. Maka disiplin ini harus didukung oleh Pemerintah Daerah demi kemaslahatan rakyat bisa tercapai dengan baik, ujar Rolis yang di infokan kepada indopers.net.

Para pejabat melakukan foto bersama dengan tidak menjaga jarak atau mengabaikan protokol kesehatan, yang dimana kapolri sudah tegas untuk menindak tegas pelanggar protokol kesehatan. Saya Selaku ketua TIM GPN atas nama Masyarakat sangat kecewa kepada pemkab sampang yang sudah melanggarnya.

Apalagi acara pelantikan koni ini dihadiri ratusan undangan. Sedangkan prokes kesehatan jelas melarang kegiatan apapun apalagi lebih dari 50 orang berkumpul/berkerumun.

Mematuhi protokol kesehatan merupakan kunci utama untuk bisa memutus rantai penularan Covid-19. Sebab, hingga kini belum ada obat dan vaksin melawan Virus Corona. Protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah adalah 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. #ingatpesanibu, upaya ini bukan sekadar slogan untuk diucapkan melainkan harus dilaksanakan dengan disiplin ketat. Tidak bisa dipungkiri acara ini bisa saja menyebarkan Virus Covid 19 dan bisa menjadi kluster baru penyebaran Virus Covid 19 di kabupaten sampang pada khususnya, virus yang sangat di takuti seluruh manusia di seantero jagat ini, “,pungkas Rolis. (Giru)

 312 total views,  1 views today

indopers.net

indopers.net

Menyampaikan Kebenaran Yang Jujur Untuk Keadilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!