Baru Seumur Jagung, Proyek Jalan Poros Kabupaten KOBAR, Sudah Rusak..!!!

indopers.net, KOBAR

Baru selesai dalam hitungan hari alias masih seumur jagung, jalan poros didesa Kumpai batu bawah, Kecamatan Arsel, Kabupaten Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan Tengah sudah rusak seperti bentuk paving. Permukaan jalan mengalami kerusakan akibat pecah di berbagai titik.

Kondisi ini diperparah dengan tidak adanya dranase, sehingga membuat masyarakat kecamatan Arsel kabupaten Kotawaringin barat, kesal dan kecewa dengan cara kerja kontraktor, kepala desa kumpai batu bawah pak bambang saat di konfirmasi oleh awak media indopers.net melalui telepon selularnya juga mengutarakan ke awak media indopers.net kalau waktu pengerjaan proyek jalan tersebut pihak kontraktor tidak berkoordinasi dengan saya sebagai kepala desa, papan informasi proyek pun tidak terlihat di pasang oleh pihak kontraktor, pungkas bambang.

“Baru hitungan hari kondisi jalan sudah rusak dan pecah,” keluh salah seorang warga, bernama abdul kepada awak media ini, Sabtu (9/1/2021).

Proyek Pembangunan Jalan poros Aspal, Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, baru hitungan hari sudah jadi bulan-bulanan dan banyak menuai kritikan keras setiap warga yang melintas.

Ketika awak media ini turun kelokasi pengerjaan dan mewawancarai salah seorang warga yang keseharian melintas jalan tersebut Herman (35), kepada media ini mengatakan, proyek pengaspalan jalan ini tidak layak perlu diperbaiki ulang dan semestinya dikerjakan dengan baik, Karena jalan ini dibangun dengan anggaran yang besar dan untuk dipergunakan masyarakat.

“Rusaknya jalan yang baru selesai dibangun beberapa hari ini diduga akibat pihak pelaksana proyek dalam pengerjaannya tidak sesuai dengan spesifikasi tehnik,” kata kepala desa Bambang kepada media ini.

Senada juga di ucapkan abdul (30) Warga setempat membenarkan kondisi jalan yang baru dikerjakan beberapa hari ini sudah hancur dan belum ada tanda-tanda akan diperbaiki menurutnya jika hal ini berlangsung lama tentunya akan mengalami kerusakan yang parah.

“Selanjutnya kepada pemerintah Jika ingin membantu masyarakat dari segi pembangunan jangan setengah hati, apalagi sampai menimbulkan kesusahan baru untuk masyarkat, kontraktor sebagai pelaksana dilapangan seharusnya bekerja secara profesional jangan kerja asal-asalan dalam mengerjakan dan hanya ingi mendapatkan untung besar,” Tutup abdul.

( A hadi )

 306 total views,  1 views today

indopers.net

indopers.net

Menyampaikan Kebenaran Yang Jujur Untuk Keadilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!