Ratusan Pendemo Datangi Mapolres Sampang Madura Menuntut Pembebasan HRS.

indopers.net, Sampang

Ratusan massa orang simpatisan Rizieq Shihab yang tergabung dalam (FUIB) Forum Ulama Islam Bersatu Kabupaten Sampang Madura menggelar demonstrasi di Polres Sampang, rabu (16/12/2020). Mereka menuntut aparat kepolisian segera membebaskan Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) itu. Kapolres Sampang, AKBP Abdul Hafidz mengatakan dalam aksi itu massa menyampaikan tuntutan kepada pihak kepolisian.

Massa bergerak mulai pukul 09.00 (wib ) dari lapangan wijaya kusuma menuju mapolres sampang sambil bersholawat.

Koordinator Aksi KH. Yahya Hamiduddin menyampaikan bahwa kedatangan massa tersebut ingin menyampaikan apresiasi dari para tokoh ulama serta habaib di Sampang agar HRS dibebaskan.

“Kedatangan kami ini ingin menyampaikan amanah dan aspirasi dari para tokoh ulama serta habaib di Sampang. Kami menuntut dan meminta keadilan agar Habib Rizieq Shihab dibebaskan,” pintanya.

Lebih lanjut KH. Yahya mengungkapkan bahwa pihaknya bersyukur karena mendapat respon positif dalam penyampaian aspirasi tersebut oleh Kapolres Sampang.

Bapak Kapolres Sampang siap mengakomodir dan menfasilitasi dari tuntutan dan siap menyampaikan aspirasi kami ke Kapolda Jatim. Kita akan tunggu hasilnya nanti seperti apa,” ungkapnya.

Sementara itu Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz di hadapan ratusan massa menyampaikan, pihaknya siap dan akan menyampaikan aspirasi para ulama serta habib ke Kapolda Jatim, dan akan diteruskan ke Mabes Polri atas kasus ditahannya Habib Rizieq.

“Kita terima aspirasinya, karena itu memang kebebasan menyampaikan aspirasi, nanti kita akan sampaikan kepada pimpinan. Namun, kami juga mengimbau masyarakat tetap menjaga kondusifitas, agar tidak terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan,” ungkap Abdul Hafidz.

“Terkait membuat tim investigasi dan membebaskan Habib Rizieq tanpa syarat, jangan ada kriminalisasi ulama, tegakkan keadilan, dan tidak ada diskriminasi hukum kepada siapa pun,” kata KH. Yahya saat dimintai keterangan oleh awak media indopers.net

KH Yahya terkait kepada seluruh umat Muslim kota Sampang madura tidak terprovokasi dan tentunya tujuannya sama menyampaikan tuntutan, menjalin ukhuwah, sinergi,” tutur Yahya.

Setelah diberikan pengertian dan diterima oleh kepolisian, massa akhirnya membubarkan diri.

Rizieq Shihab telah ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus kerumunan imbas dari acara Maulid Nabi Muhammad dan pernikahan anaknya di Petamburan, Jakarta, beberapa waktu lalu. Dia dijerat Pasal 160 dan 216 KUHP dalam kasus tersebut.

Saat ini, Rizieq juga telah ditahan selama 20 hari sejak Sabtu (12/12) lalu, untuk kepentingan penyidikan di Rutan Narkoba Polda Metro Jaya.

(Giru / Khoiron sadewa)

 422 total views,  1 views today

indopers.net

indopers.net

Menyampaikan Kebenaran Yang Jujur Untuk Keadilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!