Kembali Minggu Malam Terjadi Penangkapan Penyalahguna Narkoba Di Cafe Dan Resto Wiraraja

indopers.net, Pamekasan

Kembali terjadi penangkapan penyalahguna narkoba di tempat hiburan Cafee dan resto wiraraja di jln. Raya Tlanakan, kecamatan Tlanakan, kabupaten Pamekasan Madura Jawa timur. Minggu malam sekira jam 23.00 WIB. (06/12/2020).

Dalam penangkapan tersebut, beredar rumor masyarakat bahwa penyalahguna narkoba yang terjaring penangkapan petugas Satreskoba Polres Pamekasan berjumlah sekitar 9 orang, jumlah itu, lebih sedikit dari penangkapan sebelumnya yang berkisar hingga sekitar 15 orang tersangka yang di duga menyeret pihak keamanan terkait.

Kendari demikian, Dalam penangkapan pada Minggu malam sekira jam 23.00 WIB. hingga saat ini masih belum bisa memberikan keterangan resmi terkait jumlah dan identitas TSKnya.

Pihak Satresnakoba pamekasan, hanya membenarkan bahwa pada minggu malam tersebut pihaknya melakukan penangkapan namun tidak menjelaskan di mana titik lokasi TKP. hal tersebut, di ungkapkan oleh kasat Reskoba pamekasan, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Bambang Hermanto, melalui KBO Satreskoba pamekasan IPDA Yudhas Wahyu K,S,E. melalui chat Watsapp pribadinya saat di comfirmasi awak media.

“Sebentar mas, saat ini para TSK masih tengah di periksa, tunggu nanti yaa..terang KBO Satreskoba pamekasan IPDA Yudhas Wahyu K,S,E. melalui chat watshap pribadinya saat di comfirmasi awak media Senin, (07/12/2020).

Sementara itu, di beritakan sebelumnya bahwa tempat Hiburan karaoke Cafe Resto wiraraja di jln. Raya Tlanakan itu di ketahui sudah ditutup dan di segel oleh pemerintah kabupaten Pamekasan pasca penangkapan belasan TSK penyalahguna Narkoba beberapa waktu lalu.

Pasca itu, Satuan Pamong Praja (Satpol PP) Sudah menutup secara permanen cafe wiraraja di jalan Raya Tlanakan pada tanggal (22/06/2020).

Kasatpol PP Pamekasan, Kusairi waktu itu mengatakan, aktivitas di resto itu nyatanya sudah di hentikan sejak Januari 2019 lalu. Namun pada Selasa malam (16/06/2020) kembali membuka aktivitas tak berizin tersebut, tidak ada istilah penutupan dua kali, karena memang restoran itu sudah kami tutup,, jelas Kusairi Kastpol PP Pamekasan waktu itu.

Hingga berita ini di terbitkan, prihal penangkapan dugaan penyalahguna narkoba pada minggu malam (06/12/2020) itu kini masih di tangani pihak Satreskoba pamekasan untuk kepentingan lebih lanjut”. (Muhklis)

 5,330 total views,  1 views today

indopers.net

indopers.net

Menyampaikan Kebenaran Yang Jujur Untuk Keadilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!