Agus Wijaya Koordintor TPF-N Pertanyakan Realisasi DAK Pendidikan Sebesar 13,8 M Di Sampang

indopers.net, Sampang

Tim Pencari Fakta Nusantara (TPF-N) Persoalkan realisasi Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar 13,8 M 2020 di lingkungan Pendidikan Kabupaten Sampang Madura Jawa Timur. 20/11/20

Pasalnya, TPF-N menemukan beberapa fakta yang menurutnya melanggar beberapa UU dan sarat dugaan akan tindakan korupsi.

Agus Wijaya Selaku koordinator TPF-N Kabupaten Sampang mengatakan bahwa ia banyak sekali menemukan pelanggaran di lapangan, Baik dari segi bangunan yang di duga tidak sesuai RAB dan pekerjaan yang di pihak ke tigakan.

“Kami bersama tim menemukan banyak sekali fakta di lapangan bahwa sebagian besar bangunan kami duga tidak sesuai RAB dan juga pekerjaan yang seharusnya dikerjakan oleh pihak sekolah, malah di pihak ketigakan”. Kata Agus

Ia juga menemukan fakta dari pengakuan beberapa pelaksana di lapangan bahwa ada permintaan uang yang diduga dilakukan oleh oknum salah satu Kepala Seksi (Kasi) di Dinas Pendidikan Kbupaten Sampang.

“Kami juga menemukan fakta menarik dilapangan yang menurut pengakuan beberapa pelaksana bahwa ada salah satu Oknum kepala seksi (Kasi) di Disdik Sampang yang meminta sejumlah uang kepada pelaksana”. Ujar Agus

Sementara Suraji, Kepala Seksi SD (Kasi) saat di konfirmasi mengatakan bahwa semua aduan terkait bangunan yang di duga tidak sesuai dengan RAB yang di sampaikan oleh LSM maupun Media sudah di tangani semuanya. Kata Suraji.

Pihaknya juga menampik bahwa pekerjaan dilapangan bukan di pihak ketigakan tapi di kerjakan oleh komite P2S dan itu dibolehkan secara aturan. Tegas Suraji

Saat di singgung soal fee, ia dengan tegas mengatakan bahwa fee itu tidak ada.

“saya menjamin dan memastikan bahwa fee itu tidak ada, kadang hanya dalih pihak sekolah untuk menghindar dan pihak dinas yang di korbankan” Tutup Agus. (Man)

 867 total views,  2 views today

indopers.net

indopers.net

Menyampaikan Kebenaran Yang Jujur Untuk Keadilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!