Bupati Tegal Salurkan Bantuan CTPS dan Hand Sanitizer untuk Ponpes Misbahul Huda Al Amiriyah

indopers.net, Tegal

Sebagai langkah antisipasi penyebaran Covid-19, Pemkab Tegal menyalurkan bantuan Sarana Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) dan Sarana Sanitasi Transportasi Publik.

Acara serah terima CTPS dan Sarana Sanitasi Transportasi Publik tersebut, disalurkan secara langsung oleh Bupati Tegal Umi Azizah dan Kepala Dinkes Kabupaten Tegal Hendadi Setiadji di Pondok Pesantren (Ponpes) Misbahul Huda Al Amiriyah Kambangan, Senin (28/09/2020) Kemarin.
Penyerahan bantuan CTPS dan Sarana Sanitasi Transportasi Publik tersebut, diterima secara simbolis oleh Ketua Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kabupaten Tegal Syamsul Arifin Al Hafidz, Ketua Forum Komunikasi Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) Kabupaten Tegal Muslihudin, dan Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tegal Sumiyati.

Pada kesmpatan itu Umi memaparkan,bahwa membudayakan kebiasan baru seperti menerapkan protokol kesehatan memang sulit, perlu adanya kolaborasi dan kerja sama di lingkungan Ponpes agar menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari. Ia berharap, dengan adanya bantuan CPTS dan Sarana Sanitasi Transportasi Publik yang diberikan, dapat membuat para warga Ponpes menjadi taat dengan protokol kesehatan. “Penyelenggaran pembelajaran dan tatap muka di pondok pesantren dan satuan pendidikan yang berbasis asrama perlu mengedepankan protokol kesehatan”, ujarnya.

Lebih lanjut, Umi menjelaskan, bahwa Ponpes perlu menyiapkan ruangan khusus untuk mengisolasi para santri yang baru tiba dari zona yang terpapar Covid-19 selama 14 hari sebagai langkah antisipasi masa inkubasi dan mewajibkan para santri untuk membawa perlengkapan makan serta perlengkapan ibadah sendiri-sendiri dan berharap bantuan ini bisa bermanfaat, membantu para pengurus Ponpes melindungi para santri dari resiko penularan Covid-19 yang setiap hari semakin meningkat. “Selama beraktivitas, para santri wajib menggunakan masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan dengan air mengalir menggunakan sabun”, katanya.

Sementara itu,Hendadi menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan tersebut sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Bupati Tegal Nomor 44.3.2/332/tahun 2020 tentang Status Tanggap Darurat Non Alam Wabah Penyakit Corona Virus di Kabupaten Tegal dan Peraturan bupati Tegal Nomor 443./332/ tahun 2020 tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten tegal. Pengadaan sarana CTPS dikerjakan oleh Industri Kecil Menengah (IKM) sejumlah 35 IKM yang tersebar di 17 kecamatan, serta anggaran bantuan ini bersumber dari dana Bantuan Tak Terduga (BTT) dan Penecagan Covid-19 Kabupaten Tegal Tahun 2020.

Selain itu, masih Hendadi, pencegahan dan penanggulangan Covid-19 dilakukan memalui upaya preventif. Upaya tersebut merupakan pengadaan percontohan prasarana CTPS dan Sarana Sanitasi Transportasi Publik. “Mencuci tangan merupakan salah satu upaya memutus rantai penyebaran virus, supaya tidak masuk kedalam tubuh,” tuturnya.

Menurut data yang diperoleh dari Dinkes Kabupaten Tegal, adapun rincian alokasi Sarana CTPS dan Sarana Sanitasi Transportasi Publik yang diterima Ponpes Misbahul Huda Al Amiriyah Kambangan adalah 149 Sarana CTPS, 149 Botol Hand Sanitizer, 149 Botol Hand Soap, 745 liter Hand Sanitizer dan 745 liter Hand Soap. Sedangkan, MDA mendapatkan bantuan 851 sarana CTPS, 851 botol Hand Sanitizer, 851 botol Hand Soap, 4.255 liter Hand Sanitiziter dan 4.225 liter Hand Soap. Serta, Armada angkot mendapatkan bantuan 500 botol Hand Sanitizer, 500 Bracet, dan 3.000 liter Hand Sanitizer.

(Agus/Dy)

 312 total views,  1 views today

indopers.net

indopers.net

Menyampaikan Kebenaran Yang Jujur Untuk Keadilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!