Gasak 9 Mesin Pompa Air Sawah, Pemuda di Madiun Diciduk Polisi

indopers.net, MADIUN

Sofian Abdul Azis alias Ian, warga Desa Pulerejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun harus berurusan dengan aparat penegak hukum.

Pemuda 28 tahun itu ditetapkan sebagai tersangka pencurian sejumlah mesin pompa air sawah di dua lokasi di wilayah hukum Polres Madiun.

“Pencurian dengan pemberatan berupa 9 buah mesin pompa air sawah di dua TKP dengan waktu yang berbeda,” kata Kapolres Madiun, AKBP Eddwi Kurniyanto saat gelar perkara di Mapolres Madiun, Rabu (26/8/2020) pagi.

Kapolres menjelaskan, dua lokasi tersebut adalah area persawahan Desa Garon, Kecamatan Balerejo, dan yang kedua di area persawahan Desa Tanjungrejo, Kecamatan Madiun.

“Di Garon 4 buah mesin, dan di Tanjungrejo 5 mesin,” kata AKBP Eddwi.

Sebelum beraksi, tersangka sempat bolak-balik melintas di jalan sekitar TKP. Ternyata, sambil lewat, tersangka memperhatikan ada beberapa mesin pompa air di pinggir sawah. Dari situ, timbul niat jahat untuk mencuri mesin pompa air tersebut.

“Malam hari tersangka kembali ke lokasi dan melakukan pencurian. Tersangka melepas karet mesin pompa, lalu mesin diangkut pakai sepeda motor dan disembunyikan di tempat yang tidak terlihat. Tersangka juga mengecat nomor mesin dengan Pilox supaya kelihatan baru,” urai Kapolres.

Mesin-mesin pompa air curian tersebut oleh tersangka dijual secara online melalui media sosial facebook. Per unit ditawarkan antara Rp 300 ribu hingga Rp 400 ribu.

“8 unit sudah terjual, masih sisa satu,” kata AKBP Eddwi.

Sementara, tersangka Ian mengaku beraksi sendirian. Mesin pompa air dipilih lantaran ringan dan mudah dijual di pasaran. Pemuda yang sehari-harinya bekerja sebagai kuli ini mengaku baru kali ini melakukan pencurian. Ia berdalih uang hasil penjualan digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Jual lewat medsos facebook karena mudah, banyak yang menggunakan medsos,” ujarnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka ditahan di Mapolres Madiun untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Tersangka dijerat dengan pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara. (Yulianto)

 238 total views,  1 views today

indopers.net

indopers.net

Menyampaikan Kebenaran Yang Jujur Untuk Keadilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!